Di Balik Sarung Tenun Samarinda yang Terkenal ke Mana-mana

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Perajin di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra.

Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (14/1/2026). Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, bahwa 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang tersebut masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra untuk memproduksi sarung tenun kategori premium guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU

Benang sutra itu untuk memproduksi sarung tenun kategori premium, guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur.

Perajin di Kampung Tenun, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Perajin menyelesaikan pembuatan tenun menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM).
Menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda Barlin Hady Kesuma, 120 penenun aktif di Kampung Tenun Samarinda Seberang masih kesulitan bahan baku berupa benang sutra.
Benang sutra itu untuk memproduksi sarung tenun kategori premium, guna melestarikan sarung tenun Samarinda sebagai salah satu khazanah budaya di Kalimantan Timur.