Pengamat: Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Bikin Publik Mulai Menyukai Bahlil

Nasional

Pengamat: Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Bikin Publik Mulai Menyukai Bahlil

Matius Alfons Hutajulu - detikKalimantan
Jumat, 29 Mei 2026 12:05 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers di gedung ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026) terkait penemuan blok gas terbesar di Kutai, Kalimantan Timur. Pengumuman tersebut turut dihadiri oleh para pejabat ESDM dan lembaga terkait.
Foto: Ari Saputra/detikFoto
Balikpapan -

Lagu viral 'Mas Bahlil Ganteng' atau My Little Bolu Ketan dinilai mengubah sentimen terhadap sosok Bahlil Lahadalia. Lagu yang awalnya diduga bertujuan satire itu malah membuat publik mulai menyukai Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar tersebut. Oleh partai pun, lagu itu dibingkai positif.

Dilansir detikNews, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menjelaskan bahwa lagu Mas Bahlil Ganteng cepat viral karena mudah didengarkan serta lucu. Namun, alih-alih menjadi komentar satir, banyak publik justru menyukai lagu tersebut dan secara tidak langsung membuat mereka menyukai sosok Bahlil karena digambarkan 'lucu'.

"Munculnya lagu-lagu yang lagi viral di medsos itu mungkin niat awalnya ingin menyindir dengan nada satire ke Bahlil. Tapi realitanya lagu itu kemudian easy listening dan disukai publik yang semarak. Percakapan medsos hari ini didominasi oleh lagu soal Bahlil yang penuh jenaka. Itu artinya, secara tak langsung publik mulai menyukai Bahlil sebagai komoditas politik. Alam bawah sadar publik kena sihir oleh pesona Bahlil," jelas Adi, Jumat (29/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan nada satire menjadi positif ini menurutnya tidak lepas dari peran Golkar. Ia menyinggung bahwa beberapa kali Golkar menanggapi positif lagu tersebut dan mengaitkannya dengan keberhasilan kinerja Bahlil.

Hasilnya, lagu tersebut membuat Bahlil menjadi sorotan. Adi mengatakan belakangan ini Bahlil kerap muncul dalam berbagai isu politik dan pemerintahan.

"Ini bagian dari cara Golkar mengelola isu negatif menjadi isu positif soal Bahlil. Harus diakui awal-awal jadi menteri Bahlil memang kerap dikritik dan dibully, tapi secara perlahan kritikan itu berubah menjadi sesuatu yang bernada positif ke Bahlil. Dan Bahlil selalu jadi spotlight pembicaraan politik yang aktual," lanjutnya.

Lagu tersebut, kata Adi, juga membuat publik melupakan bahwa sebenarnya Bahlil adalah tokoh lama di dunia politik dan jauh dari kesan 'cute'. Menurut Adi, Bahlil sendiri memiliki pengalaman yang cukup banyak hingga ia cukup kompeten menjadi 'raja olah' dalam perpolitikan di Indonesia.

"Realita ini menjadi penegas betapa Bahlil si raja olah-olah, jago memainkan percaturan politik. Termasuk yang dulunya kerap dikritik, kini viral jadi percakapan publik melalui lagu," bebernya.

Meski demikian, Adi berpendapat citra tersebut tidak serta-merta membuat Bahlil menjadi sosok yang diperhitungkan untuk pemilihan 2029. Menurut Adi, hingga kini Prabowo Subianto masih menjadi satu-satunya tokoh kuat tanpa lawan sepadan.

"Tidak sejauh itu, spotlight ini menandakan bahwa Bahlil menjadi fenomena baru saja dalam politik mengingat posisinya sebagai Menteri ESDM dan Ketum Golkar. Kalau di pemilu 2029, Prabowo nyaris tanpa lawan tanding sepadan. Tertinggal jauh dari figur Prabowo yang semakin menguat dukungan publiknya," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di detikNews dengan judul Bos PPI soal Lagu 'Mas Bahlil Ganteng': Dari Satire Jadi Spotlight Politik.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads