Sorotan publik kembali mengarah ke Kalimantan Timur, setelah adanya rencana anggaran renovasi rumah dinas Gubernur mencapai Rp 25 miliar. Saat ini, Kaltim dipimpin oleh Gubernur Rudy Mas'ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji.
Renovasi rumah dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud disebut mencapai Rp 25 miliar. Dijelaskan oleh Rudy, anggaran tersebut tak hanya untuk rumah dinas gubernur, tetapi juga mencakup fasilitas lain.
"Rumah dinas sebenarnya itu adalah kami sebenarnya tidak pernah meminta rumah dinas, tapi memang sudah disiapkan. Rumah dinasnya sudah ada. Itu (renovasi) Rp 25 miliar, saya nggak lihat juga ya, karena di situ ada tim TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), yang melaksanakan kegiatan-kegiatan itu yang menganggarkan. Itu rumah dinasnya bukan hanya Gubernur, tapi juga Wakil Gubernur," kata Rudy usai rapat bersama Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rudy, rumah dinas gubernur juga berbarengan dengan pendopo dan guest house. Sebab itu, ia mengatakan anggaran renovasi Rp 25 miliar digunakan untuk pendopo hingga rumah dinas wakil gubernur.
Pernyataan Rudy soal anggaran fantastis untuk fasilitas dirinya sebagai Gubernur Kaltim, bukan pertama kali menjadi sorotan publik. Sebelumnya, nama Rudy Mas'ud beserta keluarganya jadi pusat perhatian karena adanya anggaran mobil dinas selain Rp 8,5 miliar.
Berikut profil orang nomor satu di Kalimantan Timur ini, beserta sejumlah nama keluarganya yang juga jadi orang penting di Kaltim.
Profil Rudy Mas'ud
Rudy Mas'ud, Gubernur Kalimantan Timur. Foto: Instagram @h.rudymasud |
Rudy Mas'ud lahir di Balikpapan, ia adalah anak dari Haji Mas'ud dan Syarifah Ruwaidah Alqadri. Mas'ud bersaudara dikenal bukan orang sembarangan di Kalimantan Timur. Mereka mengawali karir sebagai pengusaha kemudian menjadi pejabat daerah.
Kakak Rudy yang pertama ialah Hasanuddin Mas'ud, saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kutai Kartanegara. Rudy Mas'ud juga merupakan adik dari Rahmad Mas'ud, Wali Kota Balikpapan dua periode (2021-sekarang), sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan.
Sementara adik Rudy Mas'ud, ialah Abdul Gafur Mas'ud (lahir 7 Desember 1987) adalah Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara, menjabat tahun 2018 namun dinonaktifkan pada tahun 2022 karena tersandung kasus korupsi.
Selain ketiganya, ada pula Syahariah Mas'ud yang merupakan saudara kandung Rudy, kini menjabat sebagai Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur. Syahariah belum lama ini juga diisukan masuk bursa Ketua KONI Kaltim.
Rudy Mas'ud bersama istri, Sarifah Suraidah dan 13 anak mereka. Foto: Instagram @h.rudymasud/@syarifahsuaidah |
Rudy Mas'ud memiliki 13 anak dari pernikahannya dengan Sarifah Suraidah, yang kini menjabat sebagai anggota Komisi VI DPR RI sekaligus pendiri Harum Center Foundation.
Rudy Mas'ud memulai pendidikan mulai dari SD-SMA Negeri seluruhnya di Balikpapan. Pendidikan tinggi ditempuhnya di S-1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman Samarinda (1999-2006). Ia kemudian melanjutkan Studi S-2 di almamater yang sama pada tahun 2017-2020. Pada 12 April 2025, Rudy meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Mulawarman.
Sebelum terjun ke politik, ia sukses membangun perusahaan di sektor energi dan konstruksi bersama keluarganya. Rudy merupakan pengusaha transportasi bahan bakar, galangan kapal, hingga penyimpanan bahan bakar.
Dimulai dari menjadi Executive Chairman PT Barokah Bersaudara Perkasa (2000-2018) dan Direktur Utama PT Barokah Gemilang Perkasa (2008-2018). Rudy juga tercatat sebagai komisaris pada 5 perusahaan, yaitu PT Istana Gemilang Perkasa (2010-2018), PT Mashud Bersaudara Internasional (2013-2018), PT Cakra Buanamas Utama (2014-2015), PT Barokah Agro Perkasa (2014-2018), PT Eissu Prima Usaha (2015-2018). Ia juga merupakan Direktur Utama pada PT Cakra Buanamas Utama (2015-2018) dan PT Eissu Prima Usaha (2015-2018).
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Wagub Kaltim Seno Aji. Foto: Dok. Istimewa |
Rudy Mas'ud memulai karier politiknya dengan menjadi Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kalimantan Timur (2018-2023). Organisasi buruh ini merupakan sayap organisasi dari Partai Golkar. Ia kemudian menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (2020-2025).
Pada Pemilihan Umum 2019, Rudy maju sebagai calon legislatif DPR RI dapil Kalimantan Timur. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Di DPR, ia menjadi anggota Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan teknologi.
Dalam Pilkada serentak 2024, Rudy Mas'ud berpasangan dengan Seno Aji sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur. Rudy-Seno kemudian terpilih dengan suara terbanyak. Dalam kiprahnya di dunia politik, Rudy sempat dua kali dicegat isu politik uang, yang kemudian dinyatakan tidak ditemukan bukti oleh MK.
Profil Keluarga Rudy Mas'ud
Keluarga Mas'ud atau yang dikenal sebagai Bani Mas'ud turut disorot karena banyak yang menjadi pejabat. Keluarga yang berakar dari latar belakang pengusaha minyak dan pelayaran ini telah bermetamorfosis menjadi kekuatan politik paling dominan di Kaltim melalui kendaraan utama Partai Golkar.
Pada Pemilu serentak 2024, sederet keluarga Mas'ud terpilih menjadi gubernur, wali kota, DPR RI, hingga DPRD. Berikut daftarnya:
1. Hasanuddin Mas'ud
Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud. (dok Instagram @hasanuddin_masud) |
Hasanuddin atau Hasan Mas'ud adalah kakak dari Rudy Mas'ud yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kalimantan Timur. Naiknya Hasanuddin ke posisi ini sempat diwarnai dinamika internal partai ketika ia menggantikan posisi Makmur HAPK.
Dengan Rudy di kursi Gubernur dan Hasanuddin di kursi Ketua DPRD, keluarga Mas'ud praktis menguasai dua cabang pemerintahan tertinggi di tingkat provinsi (eksekutif dan legislatif).
Di tengah hebohnya pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud senilai Rp 8,5 miliar, Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas'ud juga melakukan pengadaan mobil dinas sekitar Rp 6,8 miliar.
Hasanuddin menyebut pengadaan kendaraan bukan untuk kepentingan pribadi pimpinan, melainkan untuk menunjang operasional alat kelengkapan dewan (AKD), seperti komisi, badan, sekretariat, dan fraksi.
2. Rahmad Mas'ud
Wali Kota Rahmad Mas'ud memberikan pernyataan kepada media di Balikpapan, Minggu (25/12) Foto: ANTARA/Januar |
Selanjutnya ada Rahmad Mas'ud, kakak dari Rudy, yang menduduki jabatan sebagai Wali Kota Balikpapan. Mesin politik utamanya adalah Golkar, di mana ia baru saja terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Balikpapan.
3. Syarifah Suraidah
Istri Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Syarifah Suraidah yang juga anggota DPR RI dapil Kaltim. (dok Instagram @syarifahsuraidah) |
Nama Syarifah Suraidah mendadak jadi sorotan di media sosial. Syarifah adalah istri dari Gubernur Rudy Mas'ud.
Ketika Rudy melepaskan kursinya di Senayan untuk bertarung di Pilgub Kaltim, Syarifah menggantikannya maju dan berhasil mengamankan kursi sang suami sebagai Anggota DPR RI dari dapil Kaltim.
Selain di Senayan, Syarifah juga memperluas pengaruhnya di bidang olahraga dan masyarakat dengan menjabat sebagai Ketua KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) Kaltim periode 2025-2029.
Di tengah arus kritik itu, gaya penampilan dan kehidupan sosial Syarifah yang glamor ikut dibahas secara intens oleh warganet dan media. Syarifah sejak dulu memang dikenal dengan gayanya yang nyentrik dalam berbusana.
4. Abdul Gafur Mas'ud
KPK menetapkan Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka. Foto: Rifkianto Nugroho |
Sebagai adik dari Rudy Mas'ud, Abdul Gafur (sering disapa AGM) sempat menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara (PPU). Namun, karier politiknya harus terhenti setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada awal 2022 terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan.
5. Syahariah Mas'ud
Syahariah Mas'ud. Foto: DPRD Kaltim |
Syahariah merupakan kakak dari Rudy Mas'ud yang memperkuat blok legislatif keluarga. Ia berhasil terpilih sebagai Anggota DPRD Kalimantan Timur periode 2024-2029 mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser.
Belakangan, nama Syahariah ke dalam bursa Calon Ketua KONI Kaltim periode 2026-2030. Namun dia belum secara resmi menyatakan maju sebagai calon.
6. Alwi Al Qadri
Ketua DPRD Kota Balikpapan H. Alwi Al Qadri. Foto: Instagram @alwi_ajp |
Alwi Al Qadri adalah sepupu dari Rudy Mas'ud yang saat ini menduduki posisi strategis sebagai Ketua DPRD Kota Balikpapan. Pada Pileg 2024, ia berhasil meraup suara tertinggi di Balikpapan.
Alwi baru saja ditunjuk secara aklamasi untuk memimpin PBSI Balikpapan. Namanya juga bersanding dengan Syahariah Mas'ud sebagai Calon Ketua KONI Kaltim.
Sorotan Publik pada Anggaran Miliaran untuk Fasilitas Gubernur
Mobil dinas Gubernur Kaltim resmi dikembalikan. Foto: Dok.Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur |
Pada akhir Februari lalu, Rudy Mas'ud jadi pebincangan publik, usai menyeruak kabar pengadaan mobil dinas gubernur oleh Pemprov Kaltim senilai Rp 8,5 miliar. Rudy Mas'ud diketahui butuh spesifikasi jenis SUV Hybrid bermesin 3.000 cc dengan teknologi hybrid.
Anggaran Rp 8,5 miliar itu untuk pengadaan kendaraan SUV hybrid bermesin 3.000 cc yang mumpuni untuk kemampuan offroad. Pihak Pemprov Kaltim melalui BPKAD telah mengklarifikasi bahwa pengadaan ini tetap berpegang pada prinsip value for money dan efisiensi jangka panjang.
Soal mobil dinas yang digunakan untuk menunjang kegiatan kepala daerah, menurutnya tak bisa ala kadarnya. Rudy bilang, posisi Kaltim sebagai wilayah penyangga IKN membuat mobilitas kepala daerah banyak menyambut tamu.
"Kalimantan Timur adalah ibu Kota Nusantara, miniatur Indonesia. Tamu bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tapi juga global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobil kadarnya. Kita jaga marwahnya Kaltim," tuturnya.
Tak lama berselang, setelah melihat respon negatif dari publik, pengadaan mobil dinas gubernur oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) senilai Rp 8,5 miliar dibatalkan.
Hal ini disampaikan melalui pesan suara Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud yang diunggah di instagram pribadinya @h.rudymasud dan instagram resmi Pemerintah Provinsi Kaltim @pemprov_kaltim.
Dalam unggahan tersebut, terdengar suara Rudy Mas'ud serta foto sang Gubernur, memutuskan pembatalan mobil dinasnya. Tak ada takarir yang menjelaskan unggahan itu.
"Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk membatalkan mobil dinas Gubernur yang sebelumnya direncanakan," ucap Rudy, dikutip detikKalimantan, Senin (2/3/2026).
"Keputusan ini kami ambil setelah mendengar dan mempertimbangkan secara serius aspirasi serta masukan positif masyarakat Kaltim. Kami menegaskan keputusan ini, insya Allah tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan, dan tugas-tugas pelayanan publik tetap berjalan optimal," lanjutnya.
Harum, begitu biasa dikenal julukannya, juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kaltim dan seluruh Indonesia. Ia pun mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh masyarakat dalam berbagai plaform.
Lamin Etam, rumah dinas Gubernur Kaltim yang tengah disorot anggaran perbaikannya senilai Rp 25 miliar. (Riani Rahayu/detikKalimantan) |
Namun tak lama kemudian, Rudy kembali dapat sorotan setelah adanya anggaran renovasi rumah dinasnya dengan nominal Rp 25 miliar. Rumah dinasnya yang disebut 'Lamin Etam' atau dalam bahasa Kutai artinya 'Rumah Kita', dilengkapi ruang pertemuan dengan kapasitas besar.
Seperti Odah Etam yang mampu menampung lebih dari seribu orang serta Olah Bebaya dengan kapasitas lebih dari 500 orang. Rudy mengungkapkan rumah dinas gubernur sebelumnya sudah cukup lama tidak digunakan. Karena itu, dilakukan pembenahan agar kembali layak digunakan.
Rudy mengatakan bahwa rumah dinas gubernur sebelumnya sudah cukup lama tidak digunakan. Karena itu, dilakukan pembenahan agar kembali layak digunakan. Rudy mengatakan rumah dinas tersebut sudah selesai direnovasi dan kini telah ditempati.
"Kalau sebelum-sebelumnya nggak pernah ditempati, artinya bisa menginap di hotel, bisa di mana. Kalau saya nggak, saya di rumah dinas saja biar lebih efektif, efisien, dan lebih produktivitasnya lebih baiklah," ungkapnya.
Untuk bagian dalam rumah dinas, ada beberapa fasilitas yang dibenahi, seperti toilet dan lampu. Selain itu, anggaran juga digunakan untuk pengadaan perabotan seperti sofa hingga alat elektronik. Rudy memastikan proses renovasi tersebut saat ini telah selesai dan rumah dinas sudah ditempati.
"Sudah selesai, sudah kita tempati. Rumah dinasnya kita benahi ya. Mulai banyak sekali yang tidak ada ya, mulai dari elektroniknya tidak ada, toiletnya banyak yang harus dibenahi, lampu-lampunya dan sebagainya, termasuk televisi-televisinya, sofa-sofanya," tuturnya.











