Kabupaten Banjar, Banjarmasin dan Banjarbaru merupakan sederet daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan jumlah penduduk yang lumayan banyak. Bagi detikers di tiga daerah itu, berikut jadwal buka puasa hari Selasa (3/3/3036).
Untuk diketahui, Kalsel masuk zona Waktu Indonesia Tengah (Wita). Maka dari itu, jadwal buka puasa berikut ini tersaji dalam Wita.
Jadwal Buka Puasa Banjarmasin untuk 3 Maret 2026:
- Magrib: 18:42 Wita
- Isya: 19:50 Wita
Jadwal Buka Puasa Banjarbaru untuk 3 Maret 2026:
- Magrib: 18:41 Wita
- Isya: 19:49 Wita
Jadwal Buka Puasa Banjar untuk 3 Maret 2026:
- Magrib: 18:41 Wita
- Isya: 19:49 Wita
Jadwal Buka Puasa Ramadan 2026 se-Indonesia
detikers juga bisa melihat jadwal imsak dan buka puasa di kota lainnya dengan memasuki laman detikHikmah di detikcom. Berikut cara mengaksesnya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Klik link https://detikhikmah.com/jadwal
- Pilih kota yang diinginkan pada menu "Cari Kota Lainnya"
- Halaman akan menampilkan jadwal Imsak dan buka puasa di kota tersebut.
- Jika ingin mengunduh jadwal imsak, klik tombol "Download" untuk simpan jadwal
Jadwal Imsak ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI)
Adab Buka Puasa Menurut Ajaran Rasulullah SAW
Dikutip detikhikmah dari buku Tuntunan Puasa Menurut Al-Qur'an dan Sunah karya Alik al Adhim dan Puasa Ibadah Kaya Makna oleh Dr. H. Miftah Faridl, terdapat beberapa adab buka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW agar ibadah puasa lebih sempurna dan penuh berkah.
1. Menyegerakan Berbuka Puasa
Adab pertama adalah menyegerakan berbuka setelah waktu berbuka tiba. Rasulullah SAW bersabda"
"Manusia selalu dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka".
Beliau juga menganjurkan agar umat Islam tidak meniru kebiasaan orang kafir yang sering menunda berbuka. Dalam hadis qudsi, Rasulullah SAW bersabda:
"Allah berfirman, 'Di antara hamba-hamba-Ku yang paling Kucintai adalah orang yang paling segera berbuka'" (HR Tirmidzi)
2. Membaca Basmalah
Sebelum makan, menyebut nama Allah (basmalah) adalah sunah yang selalu Rasulullah lakukan. Umar bin Abi Salamah meriwayatkan:
"Dahulu aku berada di rumah Rasulullah SAW dan tanganku sudah di atas nampan makanan, lalu beliau berkata: 'Wahai anak! Bacalah basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan ambillah yang terdekat darimu'" (HR Bukhari & Muslim)
3. Memakan Kurma dan Minum Air
Rasulullah SAW berbuka dengan makan kurma ganjil jumlahnya. Jika tidak ada kurma, Beliau minum air. Annas RA meriwayatkan:
"Sebelum salat, Rasulullah SAW berbuka puasa dengan memakan kurma. Bila tidak ada kurma, Nabi SAW memakan kurma setengah matang. Namun bila tidak ada, Beliau minum air".
Saat ini, kurma dianalogikan dengan makanan manis, sehingga di Indonesia biasa berbuka dengan kolak pisang atau manisan lainnya. Setelah salat Magrib atau tarawih, umat Islam dianjurkan makan hidangan utama agar lambung dan pencernaan tetap sehat.
Semua makanan yang disantap, baik sahur maupun berbuka, harus halal dari zat dan cara mendapatkannya agar puasa menjadi berkah serta tidak berlebihan.
4. Berdoa Saat Puasa dan Berbuka
Rasulullah SAW selalu berdoa saat berbuka sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Beliau bersabda:
"Tiga orang yang doanya tidak tertolak, yakni orang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang dizalimi". (HR Ibnu Majah, Ahmad & Tirmidzi)
Doa saat berbuka adalah momen spesial karena Allah SWT tidak menolak doa orang yang berpuasa.
5. Mendirikan Salat Magrib, Lalu Menyantap Hidangan
Setelah berbuka dengan kurma atau air, Rasulullah SAW menunaikan salat Magrib, kemudian makan hidangan utama. Namun, jika makanan sudah tersedia sebelum salat, Beliau menganjurkan:
"Jika makanan malam telah disediakan, makanlah makanan itu sebelum kamu melaksanakan salat magrib dan jangan tergesa-gesa dalam menyantapnya," (HR Bukhari, Muslim & Ahmad)
6. Menyediakan Makanan bagi Orang Lain untuk Buka Puasa
Selain itu, Rasulullah SAW sangat dermawan, terutama di bulan Ramadan. Ibnu Abbas meriwayatkan:
"Nabi SAW adalah manusia paling dermawan. Beliau lebih dermawan lagi pada bulan Ramadan ketika Jibril sering datang tiap malam untuk membacakan Al-Qur'an. Kebaikan-kebaikan beliau lebih cepat dan lebih banyak daripada angin yang bertiup". (HR Bukhari, Muslim, Nasa'i & Ahmad)
Oleh karena itu, bersedekah di bulan Ramadan sangat dianjurkan, misal dengan memberi makan orang lain saat berbuka puasa.
Selain itu, mengutip buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan: Panduan Lengkap Menyambut Bulan Ramadhan dari Sebelum Ramadhan Sampai Setelahnya karya Abu Maryam Kautsar Amru, untuk mendapatkan pahala puasa, umat Islam dianjurkan mengajak orang lain berbuka dengan makanan. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa memberi makanan untuk berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka baginya (orang yang memberi) pahala seperti pahala orang yang berpuasa, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang yang berpuasa". (HR Tirmidzi dan lainnya)
Simak Video "Mempelajari Tradisi Mahumbal Memasak Nasi Menggunakan Batang Bambu di Kalimantan Selatan "
[Gambas:Video 20detik]
(sun/bai)
