Sebanyak 417 pasien keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), sudah pulih. Meski begitu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap diberhentikan sampai proses penyelidikan dan evaluasi rampung dilaksanakan.
"SPPG saat ini masih stop beroperasi. Setelah hasil penyelidikan keluar dan evaluasi keseluruhan rampung, baru akan diputuskan untuk beroperasi kembali," jelas Kepala Program MBG Region Kalbar, Agus Kurniawi kepada detikKalimantan, Senin (16/2/2026).
Untuk diketahui, SPPG Marau Riam Batu Gading mitra CV Pilar telah dilaporkan ke Polres Ketapang atas dugaan kelalaian menyediakan menu MBG sehingga menyebabkan keracunan massal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data rekapitulasi, total korban terdampak dalam peristiwa tersebut mencapai 417 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 414 orang mendapat penanganan di puskesmas maupun menjalani perawatan di rumah. Sementara tiga orang sempat dirujuk ke RSUD Agoesdjam Ketapang.
"Semua pasien sudah pulih dan pulang ke rumah masing-masing," ujar Agus.
Atas kejadian ini, Agus mengatakan pengelola MBG juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak atas kejadian tersebut, termasuk jika masih terdapat kekurangan dalam proses penanganan korban.
"Kami mohon maaf atas kejadian yang terjadi dan berterima kasih atas dukungan semua pihak selama proses penanganan," ucapnya.
(sun/aau)
