Prabowo Akui Sering Panggil Menteri Sabtu-Minggu: Maaf, 2027 Tak Lagi

Nasional

Prabowo Akui Sering Panggil Menteri Sabtu-Minggu: Maaf, 2027 Tak Lagi

Eva Safitri - detikKalimantan
Sabtu, 29 Nov 2025 06:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Tangkapan layar YouTube Setpres).
Foto: Presiden Prabowo Subianto (Tangkapan layar YouTube Setpres).
Balikpapan -

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi jajaran kabinetnya yang telah bekerja keras. Ia juga meminta maaf sering memanggil menteri pada Sabtu-Minggu.

"Katakanlah sebagai manajer tim kesebelasan, kesebelasan saya sedang baik-baiknya, saya harus menyatakan penghargaan. Dan saya kira rakyat kita pantas dan harus bangga dengan prestasi menteri dan menteri koordinator dan pejabat-pejabat mereka sekarang," ujarnya.

Prabowo berniat tak lagi memanggil menteri pada Sabtu-Minggu tahun 2026. Namun niat itu urung usai melihat kondisi siswa di pelosok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka bekerja keras, saya tahu. Saya juga minta maaf, sering manggil Sabtu-Minggu. Kemarin saya berniat tahun 2026 tidak lagi manggil Sabtu-Minggu. Tapi dikirim video klip oleh anak-anak langsung ke saya. Jadi ya terpaksa ditunda lagi, mungkin tahun 2027 enggak ada rapat Sabtu-Minggu. Sampai jembatan-jembatan ini untuk rakyat kita selesai," ucapnya.

Prabowo menyampaikan maafnya itu dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025, di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025). Dalam acara itu, Prabowo menayangkan kondisi sulitnya siswa di pelosok saat menuju ke sekolah. Sebab, mereka harus menyusuri sungai bahkan melewati jembatan tali.

"Rakyat kita, tiap hari, anak-anak kita tiap hari, masuk sungai, basah, duduk di kelas basah, pulang kembali basah," kata Prabowo.

Oleh karena itu, Prabowo meminta semua pengelola negara untuk bersama-sama bekerja demi rakyat. Melihat kondisi tersebut, Prabowo membentuk Satgas Khusus jembatan untuk memperbaiki seluruh jembatan di pelosok yang rusak.

"Saya minta Menteri Dikti untuk nanti mengerahkan semua mahasiswa tingkat 2, 3, 4 dari Teknik Sipil untuk terjun ke desa-desa, merancang dan membantu membuat jembatan-jembatan tersebut," ujarnya.

"Saya minta TNI dan Polri untuk juga kerahkan semua Batalyon Zeni, semua Batalyon Teritorial Pembangunan, semua Kompi Konstruksi dan Kompi-Kompi lain, semua terjun, turun ke desa-desa tersebut. Cari titik-titik. Saya minta ini diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya," tutup Prabowo.

Artikel ini sebelumnya tayang di detikNews dengan judul Prabowo Minta Maaf Sering Panggil Menteri Sabtu-Minggu: Mungkin 2027 Tak Lagi.




(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads