Riko Simanjuntak Akui PSS dalam Situasi Sulit Usai Kekalahan Beruntun

Riko Simanjuntak Akui PSS dalam Situasi Sulit Usai Kekalahan Beruntun

Tim detikJogja - detikJogja
Selasa, 15 Sep 2026 07:30 WIB
Winger PSS Sleman, Riko Simanjuntak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (14/2/2026).
Winger PSS Sleman, Riko Simanjuntak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (14/2/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja
Jogja -

PSS Sleman kembali menelan kekalahan di pekan kedua Super League 2026/2027. Winger PSS Riko Simanjuntak mengakui timnya kini menghadapi situasi sulit.

"Kami harus mulai memikirkan pertandingan berikutnya, seperti yang diharapkan para suporter. Kami harus bersama-sama keluar dari situasi sulit ini dan berusaha mendapatkan hasil yang lebih baik pada pertandingan berikutnya," ujar Riko Simanjuntak dikutip dari laman PSS, Senin (14/9/2026).

Riko menyebut hal itu merupakan pesan dari Pelatih Pieter Huistra. Ia sendiri menyatangkan tim belum bisa mendapat hasil yang diinginkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu, hasil ini bukan yang kami inginkan, apalagi kami bermain di kandang sendiri. Kami tahu apa yang diinginkan para suporter. Mereka tentu berharap kami mendapatkan hasil maksimal. Namun, yang perlu diketahui adalah kami sudah berjuang semaksimal mungkin," tuturnya.

Sebagaimana diketahui PSS takluk dari tamunya Madura United 1-3 pada laga kandang di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Sabtu (12/9). Ini menjadi kekalahan kedua dari dua pertandingan setelah sebelumnya dihajar Bali United 2-0 pada laga pembuka.

ADVERTISEMENT

Tiga gol Madura United FC tercipta melalui Dimitar Georgiev Mitkov pada menit ke-45 dan 67', serta Danilo Santacruz pada menit ke-47. Sementara itu, PSS memperkecil ketertinggalan melalui Matheus Fornazari pada menit ke-85.

Pieter Huistra mengaku kecewa dengan hasil itu. Apalagi mereka bertanding dengan Madura United dihadapan belasan ribu suporter.

"Jika melihat pertandingan babak pertama, saya pikir kami bermain cukup terkontrol. Madura United FC tidak memiliki banyak peluang. Namun, pada menit ke-45 mereka mencetak gol melalui tembakan dari jarak sekitar 30, 40, bahkan mungkin 50 meter," tuturnya.

Namun permainan tidak berjalan konsisten. PSS memberikan terlalu banyak ruang kepada Madura United FC yang dimanfaatkan musuh dengan baik.

"Ini adalah sesuatu yang harus kami perbaiki. Meski begitu, saya juga ingin melihat sisi positif dari pertandingan ini. Hal positifnya adalah para suporter tetap berada di belakang kami dan para pemain tidak menyerah. Mereka terus berjuang dan kami juga memiliki beberapa peluang yang cukup dekat dengan gol," urai Pieter Huistra.

Ia bertekad untuk lebih baik di laga menghadapi Dewa United pekan ini. Super Elja diharap bisa mengganggu Dewa yang tengah nyaman duduk di dua laga tanpa kekalahan.

"Namun, peluang-peluang tersebut tidak berhasil menjadi gol hari ini. Jika melihat dua pertandingan pertama, kami belum mendapatkan poin. Tentu saja, ini mengecewakan. Kami semua sepakat bahwa kami harus menjadi lebih baik. Itu sudah sangat jelas," tegasnya.



(afn/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads