PSS Sleman menelan kekalahan perdana mereka di putaran ketiga Championship 2025/2026 dari Barito Putera dengan skor 0-1 pada pekan lalu. Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra, mengakui mental pemainnya sedikit menurun usai laga tersebut.
"Tentu saja secara mental sedikit drop, tapi tidak terlalu banyak, karena kami tidak punya waktu untuk terpuruk," ujar Huistra saat ditemui di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Selasa (14/4/2026).
Namun, Huistra menyebut, mental pemain harus segera pulih dengan cepat. Sebab, PSS akan dihadapkan tiga laga terakhir penentu nasib mereka untuk naik ke kasta tertinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus bangkit untuk pertandingan berikutnya. Kami masih punya tiga pertandingan besar ke depan, jadi seluruh tim dan klub harus siap untuk itu," jelasnya.
Huistra sebetulnya cukup menyayangkan gagal meraih poin di kandang Barito Putera. Sebab, menurutnya, PSS layak mendapatkan poin pada laga tersebut.
"Kami tahu itu akan jadi pertandingan sulit. Bermain tandang melawan Barito memang selalu sulit. Tapi kami percaya diri. Kalau melihat jalannya pertandingan, kami setidaknya pantas mendapat satu poin. Tapi ya, tidak terjadi," ungkapnya.
"Kami tahu Barito adalah tim yang sangat kuat dalam bertahan. Mereka jarang kebobolan. Biasanya kami juga kuat dalam bertahan. Tapi kami membuat satu kesalahan dan mereka memanfaatkannya untuk menang. Itu sebenarnya tidak perlu terjadi, tapi itulah kenyataannya," pungkas juru taktik berpaspor Belanda itu.
(par/apl)












































Komentar Terbanyak
KPAI Ungkap Pengakuan Bidan Penampung 11 Bayi di Rumah Sleman
Respons Nadiem Makarim Usai Dituntut 18 Tahun Penjara
Siasat Keji Istri Ketahuan Selingkuh Lalu Gorok Suami di Parangtritis