Potret Pertanian Canggih Pakai AI di Pleret Bantul

Pertanian modern yang dikembangkan Kalurahan Pleret Bantul.
Lurah Pleret Taufiq Kamal mengatakan penanaman perdana dilakukan pada Senin (19/8/22026). Tanaman yang pertama ditanam yakni pare dan bawang merah. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Teknologi pendukung pertanian canggih berbasis AI di Pleret Bantul.
Pertanian canggih ini diinisiasi untuk mengajak generasi muda tertarik bertani. Pertanian ini dirancang dengan sistem sensor, panel surya (solar cell), dan perangkat AI yang bisa diakses via website.
Pertanian modern yang dikembangkan Kalurahan Pleret Bantul.

Dengan sistem canggih ini, para petani dipermudah untuk pemupukan maupun penyiraman. Mengingat dengan IoT, penyiraman dan pemupukan bisa berlangsung secara otomatis bahkan tanpa perlu instruksi berupa suara.
Pertanian modern yang dikembangkan Kalurahan Pleret Bantul.

Untuk mengembangkan sistem pertanian ini Pemkal Pleret menghabiskan dana Rp 67 juta lewat bantuan keuangan khusus (BKK) Desa Mandiri Budaya yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).
Lurah Pleret Taufiq Kamal mengatakan penanaman perdana dilakukan pada Senin (19/8/22026). Tanaman yang pertama ditanam yakni pare dan bawang merah. Foto: Pradito Rida Pertana/detikJogja
Pertanian canggih ini diinisiasi untuk mengajak generasi muda tertarik bertani. Pertanian ini dirancang dengan sistem sensor, panel surya (solar cell), dan perangkat AI yang bisa diakses via website.
Dengan sistem canggih ini, para petani dipermudah untuk pemupukan maupun penyiraman. Mengingat dengan IoT, penyiraman dan pemupukan bisa berlangsung secara otomatis bahkan tanpa perlu instruksi berupa suara.
Untuk mengembangkan sistem pertanian ini Pemkal Pleret menghabiskan dana Rp 67 juta lewat bantuan keuangan khusus (BKK) Desa Mandiri Budaya yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Danais).