- Harga Sembako Jogja 5 Februari 2026 Versi PIHPS
- Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah 1. Produksi (Internal) 2. Distribusi (Internal) 3. Sumber Pasokan (Internal) 4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal) 5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
- FAQ 1. Kenapa cabai rawit naik terus? 2. Satu kilo cabai rawit Jogja berapa hari ini? 3. Berapa harga daging dan telur ayam?
Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) terkhusus dan bahan pangan secara umum mungkin berubah tiap hari. Pergeseran angka tersebut mesti diketahui agar dapat merencanakan pengeluaran dengan tepat.
Dilansir Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 12.21 WIB, 3 jenis cabai, daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng kompak naik harga. Di sisi lain, tidak terlihat satu pun bahan pangan yang turun.
Cabai merah keriting naik dari Rp 33.000 menjadi Rp 36.250 per kilogram. Artinya, ada kenaikan sebesar 9,85%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cabai rawit hijau yang kemarin berdiam di level 60.000/kg, naik 750 rupiah hari ini menjadi Rp 60.750. Di tingkat nasional yang rata-ratanya diambil dari puluhan provinsi Indonesia, rawit hijau dibanderol Rp 54.350 per kilogram.
Berbeda dengan rawit hijau yang 'hanya' naik 750 rupiah, rawit merah meroket dari Rp 68.000 menjadi Rp 81.250/kg. Dengan demikian, harganya lebih mahal 19,49% ketimbang kemarin.
Provinsi dengan harga cabai rawit merah termahal adalah Kalimantan Utara, yakni Rp 98.150. Sementara itu, harga terendahnya berlaku di Sulawesi Barat, sebesar Rp 33.750/kg.
Daging dan telur ayam ras segar terlihat kompak naik harga hari ini. Daging naik dari Rp 36.750 menjadi Rp 37.250, sedangkan telur bergeser dari Rp 28.000 menjadi Rp 28.500 per kilogram.
Minyak goreng curah yang sudah anteng selama beberapa hari, juga mengalami kenaikan. Grafik PIHPS menunjukkan harganya bertengger di Rp 18.900 per kilogram, naik 500 rupiah dibanding banderolan per Rabu (4/2/2026).
Perlu diketahui, data PIHPS dihitung dari rata-rata harga di Pasar Beringharjo dan Kranggan. Daftar lengkap harga sembako Jogja hari ini 5 Februari 2026 bisa dicek via poin-poin berikut.
Harga Sembako Jogja 5 Februari 2026 Versi PIHPS
Perlu dicatat, harga final PIHPS tersedia pada hari kerja setiap pukul 13.00 WIB. Dalam kondisi tertentu, waktu update data final mungkin lebih lama.
- Bawang merah ukuran sedang: Rp 42.750/kg
- Bawang putih ukuran sedang: Rp 42.000/kg
- Beras kualitas bawah I: Rp 13.150/kg
- Beras kualitas bawah II: Rp 12.150/kg
- Beras kualitas medium I: Rp 14.900/kg
- Beras kualitas medium II: Rp 14.150/kg
- Beras kualitas super I: Rp 16.000/kg
- Beras kualitas super II: Rp 15.000/kg
- Cabai merah besar: Rp 46.500/kg
- Cabai merah keriting: Naik dari Rp 33.000 menjadi Rp 36.250/kg
- Cabai rawit hijau: Naik dari Rp 60.000 menjadi Rp 60.750/kg
- Cabai rawit merah: Naik dari Rp 68.000 menjadi Rp 81.250/kg
- Daging ayam ras segar: Naik dari Rp 36.750 menjadi Rp 37.250/kg
- Daging sapi kualitas 1: Rp 145.000/kg
- Daging sapi kualitas 2: Rp 137.500/kg
- Gula pasir kualitas premium: Rp 18.400/kg
- Gula pasir lokal: Rp 18.000/kg
- Minyak goreng curah: Naik dari Rp 18.400 menjadi Rp 18.900/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 1: Rp 21.750/kg
- Minyak goreng kemasan bermerk 2: Rp 21.000/kg
- Telur ayam ras segar: Naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 28.500/kg
Penyebab Harga Sembako Berubah-ubah
Nur Azizah Nasution dalam tulisannya di Journal of Sharia and Law berjudul 'Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Harga Sembako oleh Para Pedagang Menurut Perspektif Ekonomi Syariah' memberi rincian penyebab berupa faktor internal dan eksternal fluktuatifnya harga sembako. Ini rinciannya:
1. Produksi (Internal)
Ketersediaan bahan pokok di pasaran sangat memengaruhi harga. Contohnya, bila kondisi cuaca buruk sehingga gagal panen terjadi, maka harga akan melambung. Sebaliknya, jika jumlahnya melimpah, maka harga di pasaran turun.
2. Distribusi (Internal)
Pengiriman bahan pokok menuju pasar merupakan salah satu faktor penentu. Semakin mahal biaya distribusi, semakin mahal pula harga yang dipatok pedagang. Fluktuasi harga rerata suatu bahan pangan juga memengaruhi karena pedagang tentu membutuhkan laba.
3. Sumber Pasokan (Internal)
Jumlah pemasok bahan pangan yang sedikit berakibat naiknya harga karena langka. Sebaliknya, ketika pemasok lebih banyak dibandingkan pedagang, harga turun.
4. Permintaan dan Penawaran (Eksternal)
Para pedagang akan menaikkan harga bahan pangan jika permintaan lebih banyak ketimbang penawaran. Sementara itu, penawaran tinggi dengan permintaan rendah menyebabkan harga turun. Konsep permintaan-penawaran ini dipengaruhi besar-kecilnya kebutuhan pembeli terhadap bahan pangan terkait.
5. Jumlah Pesaing (Eksternal)
Faktor kelima adalah jumlah pedagang yang menjual komoditas sama alias pesaing. Jika tidak ada pesaing, pedagang cenderung menaikkan harga. Di sisi lain, persaingan pedagang yang ketat membuat harga bahan pangan cenderung menurun untuk memenangkan konsumen.
Itulah informasi ringkas mengenai harga sembako Jogja hari ini Kamis, 5 Februari 2026. Sebagai catatan, harga yang ditemui di pasaran mungkin berbeda karena disparitas.
FAQ
1. Kenapa cabai rawit naik terus?
Salah satu penyebabnya adalah musim hujan yang berkontribusi terhadap gagal panen. Faktor lainnya meliputi biaya distribusi dan permintaan pasar.
2. Satu kilo cabai rawit Jogja berapa hari ini?
Rawit hijau dibanderol Rp 60.750. Sementara itu, rawit merah dihargai Rp 81.250 per kilogram.
3. Berapa harga daging dan telur ayam?
Di Kota Jogja, daging ayam ras segar sudah naik dua hari berturut-turut. Hari ini, harganya Rp 37.250. Sementara itu, telur ayam dibanderol Rp 28.500/kg.
(sto/afn)












































Komentar Terbanyak
Viral Pasangan Mesum di Taksi Online, Begini Cerita Sopirnya
Heboh Pengelola Pemancingan di Gunungkidul Dipolisikan Usai Tangkap Maling Ikan
Saat Warga Jogja Ramai-ramai Uber Pelaku Pelecehan hingga Gorong-gorong