Genjot Antusias Warga Jogja, Pacuan Kuda Piala Paku Alam Buka Kelas Lokal

Genjot Antusias Warga Jogja, Pacuan Kuda Piala Paku Alam Buka Kelas Lokal

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Minggu, 14 Jun 2026 17:28 WIB
Indonesia’s Horse Racing (IHR) memperebutkan Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Minggu (14/6/2026).
Indonesia's Horse Racing (IHR) memperebutkan Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Minggu (14/6/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Bantul -

Ratusan kuda beradu cepat dalam Indonesia's Horse Racing (IHR) yang memperebutkan Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul. Ajang ini juga membuka kelas lokal, khusus untuk kuda kelahiran Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan milik warga DIY.

Ketua Komisi Pacu PP Pordasi, Munawir, mengatakan ada 18 kelas dalam kejurnas hari ini. Di mana salah satunya merupakan kelas lokal DIY.

"Untuk kelas lokal DIY merupakan usulan dari Pakualaman, dan ada lima kuda yang beradu cepat di kelas tersebut," kata dia kepada wartawan di Bantul, Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Munawir melanjutkan, kelas tersebut tidak hanya mewajibkan pemilik kuda merupakan warga DIY. Akan tetapi juga mewajibkan kuda itu lahir dan tumbuh besar di DIY.

Indonesia's Horse Racing (IHR) memperebutkan Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Minggu (14/6/2026).Indonesia's Horse Racing (IHR) memperebutkan Piala Paku Alam 2026 di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, Bantul, Minggu (14/6/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja

ADVERTISEMENT

"Kelas ini khusus untuk kuda milik warga DIY. Apabila kuda tersebut dijual ke luar daerah, maka tidak lagi diperbolehkan mengikuti kelas lokal DIY. Jadi benar-benar merupakan produk asli DIY," ujarnya.

Terkait tujuan adanya kelas lokal tersebut, Munawir mengatakan bahwa Pakualaman ingin olahraga berkuda berkembang pesat di Jogja.

"Tujuannya agar masyarakat DIY semakin antusias menjadi pemilik kuda dan menghidupkan kembali pacuan kuda di Jogja," ucapnya.

Managing Director SARGA GROUP, Nugdha Achadie, mengatakan ada 155 kuda yang beradu cepat di IHR Piala Paku Alam 2026. Pesertanya dari berbagai daerah di Indonesia.

"155 kuda yang bertanding dan berasal dari 10 daerah di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara," katanya.

Nugdha menjelaskan bahwa tema pacuan kuda hari ini adalah karnaval. Di mana di sekitar lokasi pacuan kuda terdapat parade karnaval, playground untuk anak-anak, serta berbagai aktivitas yang ramah keluarga.

"Tersedia popcorn dan cotton candy gratis, face painting, serta aktivitas mewarnai. Jadi orang tua yang menonton tidak perlu khawatir karena anak-anak juga memiliki aktivitas sendiri," ujarnya.



(dil/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads