Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman

Round-Up

Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman

Tim detikJogja - detikJogja
Selasa, 14 Apr 2026 07:43 WIB
Sejumlah fakta terungkap dari kasus penemuan mayat pria dalam mobil Honda BRV di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman.
Aushof Al Baits (29) ditemukan meninggal di dalam mobil BRV yang terparkir di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja.
Sleman -

Sejumlah fakta terungkap dari kasus penemuan mayat pria dalam mobil Honda BRV yang terparkir di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman. korban diketahui bernama Aushof Al Baits (29) warga Jepara, Jawa Tengah. Berikut sederet faktanya.

Awal Penemuan Mayat

Adanya mayat di dalam mobil itu diketahui pada Minggu (12/4) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Pagi itu sejumlah warga bergotong royong hendak menurunkan pasir di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan.

"Ya kemarin itu kerja bakti, kemudian mau menurunkan pasir ada mobil itu," ungkap Jono, salah seorang warga Tiyasan kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga pun berinisiatif memindahkan mobil bernomor polisi K 1120 MT tersebut. Namun saat mendekati mobil, tercium bau yang sangat menyengat.

"Itu mau dipindah, terus ada bau. Pas ditengok kok ada mayat," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Temuan itu kemudian segera dilaporkan ke pihak berwajib.

Sudah Sebulan Parkir

Menurut Jono, mobil itu sudah ada di lokasi sejak lama. Warga, kata dia, tidak menaruh curiga lantaran lokasi tersebut kerap dijadikan lahan parkir.

"Sekitar sebulan, katanya. Itu karena kacanya gelap jadi warga nggak tahu. Lalu di situ kan biasanya memang digunakan parkir ya," ucapJono.

Identitas Korban

Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan korban bernama Aushof Al Baits (29) yang merupakan warga Jepara, Jawa Tengah.

"Identitas orang yang meninggal dunia di dalam mobil BRV warna hijau mutiara yakni inisial ALB (29), laki-laki. (Dari kartu identitas pekerjaan) Mahasiswa, warga Jepara," terang Argo saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (13/4/2026).

Kondisi Mayat

Argo menjelaskan, kondisi mayat saat ditemukan warga berada di kursi belakang kemudi.

"Saat ditemukan mayat memakai kaus lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna abu abu posisi duduk di belakang kemudi," ucapnya.

Temuan itu kemudian segera dilaporkan warga ke polisi. Petugas Polsek Depok Timur dan Tim Inafis Polresta Sleman segera ke lokasi kejadian.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan Forensik RS Bhayangkara tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan," jelasnya.

Diperkirakan Meninggal 37 hari

Aushof Al Baits (29) dilaporkan hilang sejak Maret 2026. Hasil pemeriksaan menyebut korban diduga sudah meninggal sekitar 37 hari.

"Perkiraan waktu kematian diperkirakan sekitar 15 sampai dengan 37 hari karena di ruangan tertutup," kata Argo kepada wartawan, Senin (13/4/2026).

Lebih lanjut, dari hasil olah TKP, petugas mendapati petunjuk keluarga korban. Berdasarkan keterangan salah satu keluarga korban, disebutkan bahwa ALB telah pergi dari rumah sejak 5 Maret 2026.

"Semula ALB, telah meninggalkan rumah saudaranya sejak hari Kamis, 5 Maret 2026 sekira pukul 07.25 WIB, dan berdasarkan rekaman CCTV, yang bersangkutan terlihat meninggalkan rumah Saudaranya di Condongcatur, Depok, Sleman, dengan mengendarai mobil Honda BRV berwarna Sand Khaki Pearl hijau mutiara," jelasnya.

Sejak saat itu, yang bersangkutan tidak kembali ke rumah. Nomor telepon ataupun WhatsApp yang biasa digunakan tidak dapat dihubungi.

"Saat meninggalkan rumah, yang bersangkutan juga tidak membawa KTP maupun SIM, karena dompet beserta isinya ditinggalkan di rumah saudaranya," ujarnya.

Diduga Keracunan

Argo Anggoro menjelaskan, dari hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan forensik RS Bhayangkara Polda DIY, ditemukan ciri lebam berwarna merah cerah yang mengarah pada dugaan keracunan gas.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim Inafis dan Forensik RS Bhayangkara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata Argo saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (13/4/2026).

"Lebam jenazah berwarna merah cerah, di mana dicurigai keracunan karbon monoksida karena di dalam mobil terlalu lama," imbuhnya.

Argo menjelaskan, hasil pemeriksaan medis juga mengungkap waktu kematian korban sudah sekitar sebulan.

"Perkiraan waktu kematian sekitar 15 sampai dengan 37 hari karena di ruangan tertutup," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Momen Ekskavator Terobos Tenda Pesta Pernikahan Warga di Sleman"
[Gambas:Video 20detik]
(apl/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads