- Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi 1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW 2. Terbelahnya bulan 3. Wafatnya Nabi Muhammad SAW 4. Penaklukan Baitul Maqdis 5. Munculnya nabi-nabi Palsu 6. Wafatnya generasi sahabat nabi 7. Banyaknya fitnah 8. Banyaknya pembunuhan 9. Munculnya wabah penyakit besar 10. Waktu terasa semakin cepat 11. Perzinaan menyebar luas 12. Minuman keras tersebar luas 13. Hiburan melalaikan semakin banyak 14. Rasa malu semakin hilang 15. Kejujuran semakin langka 16. Kebohongan menjadi hal biasa 17. Orang khianat dipercaya 18. Amanah disia-siakan 19. Ilmu agama berkurang 20. Orang bodoh berbicara agama 21. Fatwa diberikan tanpa ilmu 22. Riba menyebar luas 23. Manusia berlomba meninggikan bangunan 24. Kemewahan dunia semakin dicari 25. Anak durhaka kepada orang tua 26. Hubungan keluarga terputus 27. Tetangga tidak dihormati 28. Banyak wanita dibanding pria 29. Banyak kematian mendadak 30. Gempa bumi semakin banyak 31. Orang bodoh menjadi pemimpin 32. Orang fasik memegang kekuasaan 33. Masjid dibangun megah tetapi jamaah sedikit 34. Manusia sibuk mengejar dunia 35. Orang baik semakin sedikit 36. Orang jahat semakin berpengaruh 37. Perselisihan antar manusia meningkat 38. Manusia tertipu oleh kehidupan dunia 39. Banyak orang berharap kematian karena beratnya hidup 40. Banyak manusia kehilangan rasa aman 41. Banyak peperangan terjadi 42. Orang berlomba mencari popularitas 43. Manusia semakin materialistis 44. Kesenjangan sosial meningkat 45. Banyak perdagangan berkembang 46. Banyak orang berbicara tanpa pengetahuan 47. Manusia lebih mengikuti hawa nafsu 48. Agama hanya dijadikan simbol 49. Kebaikan dianggap kelemahan 50. Kejahatan dianggap keberanian 51. Banyak manusia lalai dari ibadah 52. Persaingan dunia semakin kuat 53. Manusia semakin individualis 54. Nilai moral melemah 55. Banyak manusia tertipu oleh kemewahan dunia 56. Banyak orang mengabaikan nasihat agama 57. Keburukan dianggap biasa 58. Orang saleh semakin sedikit 59. Banyak manusia tidak peduli dengan halal dan haram 60. Manusia semakin jauh dari nilai spiritual 61. Orang berlomba menunjukkan kekayaan 62. Banyak manusia merasa hidupnya sempit meski kaya 63. Kehidupan dipenuhi ujian dan kesulitan 64. Banyak manusia lupa akan kematian 65. Manusia semakin jauh dari tujuan akhirat 66. Manusia lebih mengikuti tren daripada nilai agama 67. Banyak orang menyebarkan berita tanpa memastikan kebenarannya 68. Banyak orang mencari kekuasaan 69. Orang berlomba-lomba dalam kemewahan 70. Manusia semakin lalai terhadap akhirat 71. Manusia semakin terikat pada dunia 72. Manusia semakin lupa tujuan hidup sebenarnya
- Apakah Sungai Eufrat Sudah Mengering?
Dalam ajaran Islam, datangnya hari kiamat diyakini akan didahului berbagai tanda yang muncul bertahap. Tanda-tanda tersebut dikenal sebagai tanda kiamat kecil, yaitu peristiwa atau perubahan kondisi yang terjadi jauh sebelum kiamat benar-benar terjadi. Sebagian tanda berkaitan dengan perubahan perilaku manusia, sementara yang lain berkaitan dengan peristiwa sosial, konflik, maupun fenomena alam yang terjadi di berbagai wilayah dunia.
Berbagai tanda tersebut telah dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi dan dibahas oleh para ulama dalam berbagai karya keislaman. Salah satunya dipaparkan dalam buku Kiamat Sudah Dekat? karya Muhammad al-'Areifi yang menguraikan puluhan tanda kiamat kecil yang disebutkan dalam hadits. Beberapa di antaranya diyakini telah terjadi atau mulai terlihat dalam kehidupan manusia saat ini.
Salah satu tanda yang sering menjadi perhatian adalah kabar tentang mengeringnya Sungai Eufrat yang disebut dalam hadis akan menyingkapkan "gunung emas". Fenomena ini kerap dikaitkan dengan kondisi Sungai Eufrat saat ini yang mengalami penurunan debit air sehingga memunculkan berbagai diskusi mengenai hubungan antara fenomena alam tersebut dengan tanda-tanda kiamat yang disebutkan dalam hadis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, apa saja tanda kiamat yang sudah kejadian? Simak selengkapnya via uraian berikut!
Tanda Kiamat yang Sudah Terjadi
Berikut berbagai tanda kiamat kecil yang telah terjadi atau mulai tampak sebagaimana dijelaskan dalam buku Kiamat Sudah Dekat? karya Muhammad al-'Areifi. Di dalam buku tersebut memaparkan banyak tanda yang bersumber dari hadis Nabi serta penjelasan ulama mengenai perubahan kondisi manusia menjelang akhir zaman.
1. Diutusnya Nabi Muhammad SAW
Diutusnya Rasulullah sebagai nabi terakhir menandai dimulainya fase akhir sejarah umat manusia. Setelah beliau tidak ada lagi nabi yang datang membawa wahyu baru. Nabi sendiri menggambarkan jarak antara masa beliau dan hari kiamat sangat dekat seperti dua jari yang dirapatkan.
2. Terbelahnya bulan
Peristiwa ini merupakan mukjizat Nabi Muhammad ketika kaum Quraisy meminta bukti kerasulan beliau. Dengan izin Allah bulan terlihat terbelah sehingga disaksikan oleh banyak orang pada masa itu. Kejadian tersebut juga disebut dalam Al-Qur'an.
3. Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Kematian Rasulullah menandai berakhirnya masa kenabian. Sejak saat itu umat Islam tidak lagi dipimpin oleh seorang nabi, melainkan oleh para khalifah dan ulama.
4. Penaklukan Baitul Maqdis
Rasulullah pernah mengabarkan bahwa Baitul Maqdis akan dikuasai oleh kaum Muslimin. Peristiwa ini terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab ketika kota tersebut diserahkan secara damai kepada pemerintahan Islam.
5. Munculnya nabi-nabi Palsu
Setelah wafatnya Nabi Muhammad muncul sejumlah orang yang mengaku sebagai nabi. Fenomena ini telah diperingatkan oleh Rasulullah dalam hadis sebagai tanda menjelang kiamat.
6. Wafatnya generasi sahabat nabi
Para sahabat yang hidup bersama Nabi merupakan generasi terbaik umat Islam. Seiring waktu mereka wafat satu per satu hingga akhirnya tidak ada lagi sahabat yang tersisa.
7. Banyaknya fitnah
Fitnah dalam hadits sering dimaknai sebagai kekacauan sosial dan konflik yang melibatkan manusia. Peristiwa semacam ini telah banyak terjadi dalam sejarah.
8. Banyaknya pembunuhan
Rasulullah menyebutkan bahwa menjelang kiamat pembunuhan akan semakin banyak hingga manusia tidak memahami alasan mereka saling membunuh.
9. Munculnya wabah penyakit besar
Sepanjang sejarah manusia terjadi berbagai wabah penyakit yang menewaskan banyak orang. Hal ini juga disebut dalam hadis sebagai salah satu tanda kiamat kecil.
10. Waktu terasa semakin cepat
Banyak orang merasakan bahwa hari dan tahun berlalu sangat cepat. Para ulama menjelaskan bahwa hal ini berkaitan dengan berkurangnya keberkahan waktu.
11. Perzinaan menyebar luas
Perilaku zina semakin banyak terjadi dan bahkan dianggap biasa oleh sebagian masyarakat.
12. Minuman keras tersebar luas
Minuman memabukkan menjadi mudah ditemukan dan dikonsumsi oleh banyak orang.
13. Hiburan melalaikan semakin banyak
Banyak manusia lebih sibuk dengan hiburan dibandingkan dengan kegiatan yang bermanfaat.
14. Rasa malu semakin hilang
Perasaan malu yang dahulu menjadi bagian dari akhlak manusia semakin berkurang.
15. Kejujuran semakin langka
Orang yang jujur menjadi semakin sedikit dalam kehidupan sosial.
16. Kebohongan menjadi hal biasa
Banyak orang tidak lagi merasa bersalah ketika berbohong.
17. Orang khianat dipercaya
Sementara orang yang jujur sering diabaikan, orang yang tidak jujur justru dipercaya.
18. Amanah disia-siakan
Tanggung jawab sering diberikan kepada orang yang tidak memiliki kemampuan atau integritas.
19. Ilmu agama berkurang
Ilmu agama berkurang karena wafatnya para ulama yang menjadi penjaga ilmu.
20. Orang bodoh berbicara agama
Banyak orang yang tidak memiliki pengetahuan agama tetapi berani memberikan pendapat.
21. Fatwa diberikan tanpa ilmu
Pendapat agama sering disampaikan tanpa dasar ilmu yang kuat.
22. Riba menyebar luas
Praktik riba semakin sulit dihindari dalam kehidupan ekonomi modern.
23. Manusia berlomba meninggikan bangunan
Gedung-gedung tinggi dibangun sebagai simbol kekayaan dan kebanggaan.
24. Kemewahan dunia semakin dicari
Banyak manusia menjadikan kekayaan dan kemewahan sebagai tujuan hidup utama.
25. Anak durhaka kepada orang tua
Sebagian anak tidak lagi menghormati orang tuanya.
26. Hubungan keluarga terputus
Silaturahmi antar kerabat semakin jarang dijaga.
27. Tetangga tidak dihormati
Hubungan sosial dengan tetangga menjadi semakin renggang.
28. Banyak wanita dibanding pria
Dalam hadis disebutkan jumlah perempuan akan lebih banyak dibanding laki-laki.
29. Banyak kematian mendadak
Kematian yang datang secara tiba-tiba semakin sering terjadi.
30. Gempa bumi semakin banyak
Bencana gempa bumi disebut akan semakin sering terjadi menjelang kiamat.
31. Orang bodoh menjadi pemimpin
Sebagian pemimpin tidak dipilih berdasarkan ilmu atau kebijaksanaan.
32. Orang fasik memegang kekuasaan
Orang yang tidak memiliki integritas moral bisa menduduki jabatan penting.
33. Masjid dibangun megah tetapi jamaah sedikit
Bangunan masjid menjadi indah namun tidak selalu diikuti dengan meningkatnya ibadah.
34. Manusia sibuk mengejar dunia
Banyak orang lebih fokus pada kehidupan dunia dibandingkan kehidupan akhirat.
35. Orang baik semakin sedikit
Jumlah orang yang benar-benar menjaga kebaikan terasa semakin berkurang.
36. Orang jahat semakin berpengaruh
Sebaliknya orang yang melakukan keburukan dapat memiliki pengaruh besar.
37. Perselisihan antar manusia meningkat
Konflik antar kelompok dan antar manusia semakin sering terjadi.
38. Manusia tertipu oleh kehidupan dunia
Banyak orang terlena oleh kesenangan dunia sehingga melupakan kehidupan akhirat.
39. Banyak orang berharap kematian karena beratnya hidup
Sebagian manusia berharap mati karena tekanan hidup yang mereka rasakan.
40. Banyak manusia kehilangan rasa aman
Rasa aman dalam masyarakat berkurang akibat konflik dan kejahatan.
41. Banyak peperangan terjadi
Sejarah manusia menunjukkan banyak peperangan yang menyebabkan penderitaan besar.
42. Orang berlomba mencari popularitas
Banyak orang berusaha menjadi terkenal meskipun dengan cara yang tidak baik.
43. Manusia semakin materialistis
Kesuksesan sering diukur hanya dari kekayaan dan harta.
44. Kesenjangan sosial meningkat
Perbedaan antara orang kaya dan miskin menjadi semakin besar.
45. Banyak perdagangan berkembang
Aktivitas perdagangan semakin luas dan menjadi bagian besar dari kehidupan manusia.
46. Banyak orang berbicara tanpa pengetahuan
Informasi disampaikan tanpa memastikan kebenarannya.
47. Manusia lebih mengikuti hawa nafsu
Keinginan pribadi sering lebih diutamakan dibandingkan nilai agama.
48. Agama hanya dijadikan simbol
Sebagian orang hanya menampilkan agama secara lahiriah tanpa menjalankan isinya.
49. Kebaikan dianggap kelemahan
Orang yang bersikap baik sering dianggap lemah.
50. Kejahatan dianggap keberanian
Sebaliknya perilaku buruk kadang dianggap sebagai keberanian.
51. Banyak manusia lalai dari ibadah
Kesibukan dunia membuat banyak orang meninggalkan ibadah.
52. Persaingan dunia semakin kuat
Manusia berlomba-lomba dalam kekayaan dan status sosial.
53. Manusia semakin individualis
Banyak orang lebih mementingkan dirinya sendiri daripada kepentingan bersama.
54. Nilai moral melemah
Prinsip moral yang dahulu dijaga menjadi semakin longgar.
55. Banyak manusia tertipu oleh kemewahan dunia
Kehidupan mewah sering membuat manusia lupa akan tujuan hidup yang sebenarnya.
56. Banyak orang mengabaikan nasihat agama
Nasihat yang mengajak kepada kebaikan sering tidak diperhatikan.
57. Keburukan dianggap biasa
Perilaku yang dahulu dianggap salah kini sering dianggap wajar.
58. Orang saleh semakin sedikit
Jumlah orang yang benar-benar menjaga kesalehan terasa semakin berkurang.
59. Banyak manusia tidak peduli dengan halal dan haram
Sebagian orang tidak lagi memperhatikan apakah sesuatu diperoleh dengan cara yang benar atau tidak.
60. Manusia semakin jauh dari nilai spiritual
Kesibukan dunia membuat banyak orang kehilangan kedekatan dengan Tuhan.
61. Orang berlomba menunjukkan kekayaan
Pamer kekayaan menjadi bagian dari gaya hidup sebagian masyarakat.
62. Banyak manusia merasa hidupnya sempit meski kaya
Walaupun memiliki harta, banyak orang tetap merasa tidak puas.
63. Kehidupan dipenuhi ujian dan kesulitan
Manusia menghadapi berbagai tantangan yang menguji kesabaran dan iman.
64. Banyak manusia lupa akan kematian
Kesibukan dunia membuat sebagian orang jarang mengingat bahwa hidup di dunia bersifat sementara.
65. Manusia semakin jauh dari tujuan akhirat
Banyak orang lebih fokus pada kehidupan dunia dibandingkan persiapan menuju akhirat.
66. Manusia lebih mengikuti tren daripada nilai agama
Perilaku manusia sering ditentukan oleh tren sosial daripada ajaran agama.
67. Banyak orang menyebarkan berita tanpa memastikan kebenarannya
Informasi sering disebarkan tanpa verifikasi sehingga memicu kesalahpahaman.
68. Banyak orang mencari kekuasaan
Keinginan untuk memperoleh kekuasaan menjadi sangat kuat dalam masyarakat.
69. Orang berlomba-lomba dalam kemewahan
Kemewahan dijadikan simbol kesuksesan dalam kehidupan.
70. Manusia semakin lalai terhadap akhirat
Kesibukan dunia membuat banyak orang melupakan kehidupan setelah mati.
71. Manusia semakin terikat pada dunia
Harta, jabatan, dan popularitas menjadi pusat perhatian dalam kehidupan.
72. Manusia semakin lupa tujuan hidup sebenarnya
Tujuan hidup yang seharusnya berorientasi pada ibadah dan kebaikan sering tergantikan oleh kepentingan duniawi.
Apakah Sungai Eufrat Sudah Mengering?
Menurut keterangan di Universitas Gadjah Mada, terdapat hadits dari Abu Hurairah yang menyebutkan bahwa suatu saat Sungai Eufrat akan mengering dan menyingkapkan "gunung emas" yang kemudian diperebutkan manusia hingga menimbulkan peperangan. Hadits ini sering menjadi bahan pembahasan karena memunculkan pertanyaan apakah yang dimaksud dengan "gunung emas" benar-benar berupa emas secara fisik atau memiliki makna simbolis.
Sungai Eufrat merupakan sungai besar yang mengalir melalui wilayah Turki, Suriah, dan Irak. Bersama Sungai Tigris, sungai ini sejak lama menopang kehidupan masyarakat di kawasan Mesopotamia yang dikenal sebagai salah satu pusat peradaban awal dunia. Keberadaan kedua sungai tersebut membuat wilayah di sekitarnya subur dan mendukung kegiatan pertanian serta perekonomian masyarakat.
Kawasan Timur Tengah terbentuk akibat tumbukan lempeng Asia dan Afrika. Dosen Teknik Geologi UGM, Agus Hendratno, menjelaskan bahwa wilayah di sekitar Sungai Eufrat memiliki cadangan air tanah yang cukup besar sehingga tanahnya relatif subur. Namun dalam beberapa dekade terakhir debit air sungai ini mengalami penurunan. Lembaga antariksa NASA menyebutkan bahwa sejak sekitar tahun 2003 terjadi penyusutan debit air yang diduga dipengaruhi oleh faktor sedimentasi, perubahan iklim, serta aktivitas manusia seperti pembangunan bendungan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti Sungai Eufrat telah benar-benar kering. Air masih mengalir dan tetap dimanfaatkan oleh masyarakat di kawasan tersebut. Penyusutan debit lebih menggambarkan berkurangnya volume air dibandingkan kondisi normal sebelumnya sehingga fenomena ini belum dapat dikatakan sebagai pengeringan sungai secara total seperti yang sering dibayangkan.
Hadits tentang Sungai Eufrat dapat dipahami secara eksplisit maupun simbolis. Secara eksplisit, hadits tersebut menggambarkan kemungkinan sungai benar-benar mengering hingga dasar sungai terlihat. Namun secara simbolis, sebagian penafsiran mengaitkannya dengan perebutan sumber daya alam di kawasan Timur Tengah, seperti minyak dan gas bumi yang melimpah di wilayah tersebut. Dengan demikian, fenomena Sungai Eufrat tidak hanya dipahami dari sisi ilmiah, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang mengingatkan manusia agar lebih bijak dalam memanfaatkan kekayaan alam.
Berbagai tanda kiamat kecil tersebut pada dasarnya menjadi pengingat bagi manusia bahwa kehidupan di dunia tidak bersifat abadi. Peristiwa-peristiwa yang disebut dalam hadis, baik yang berkaitan dengan perubahan perilaku manusia maupun fenomena alam, dipahami sebagai peringatan agar manusia lebih memperbaiki diri, menjaga akhlak, serta meningkatkan keimanan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah dunia berakhir.
Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(num/aku)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung