Kantor wilayah (kanwil) Kementerian Haji (Kemenhaj) DIY mengimbau warga menunda keberangkatan Umrah menyusul adanya konflik di Timur Tengah. Lalu bagaimana dengan ibadah haji yang akan berlangsung tak lama lagi?
Imbauan penundaan keberangkatan umrah ini sesuai dengan hasil rapat Kemenhaj Minggu (1/3/2026) lalu. Hingga saat ini belum diketahui batas waktu penundaan umrah tersebut.
"Jadi sesuai dengan imbauan Pak Wakil Menteri Haji, saat ini para travel biro diimbau untuk menunda dulu rencana perjalanan umrah yang akan mereka lakukan," jelas Plt Kepala Kanwil Kemenhaj DIY, Jauhar Mustofa, saat ditemui di Kanwil Kemenhaj DIY, Selasa (3/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sambil menunggu nanti situasi dan kondisi kondusif di Timur Tengah. Belum tahu (sampai kapan), kita tetap menunggu perkembangan nanti seperti apa kondisi di Timur Tengah, baru nanti setelah itu kita sampaikan informasi-informasi," sambungnya.
Namun untuk ibadah Haji, Jauhar menegaskan sejauh ini pelaksanaan haji tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Meski begitu, ia berharap kondisi di Timur Tengah segera kondusif sehingga tidak mengganggu persiapan haji yang dimulai pada April mendatang.
"Memang harapannya tidak lama (konflik terjadi), segera ada solusi terkait persoalan Timur Tengah, sehingga tidak merembet ke nanti persiapan haji," ujar Jauhar.
"Karena haji akan dimulai tanggal 21 April, sehingga nggak ada waktu, nggak lama lagilah, nggak ada 2 bulan lagi, haji ada 2 bulan lagi," lanjutnya.
Apalagi, kata Jauhar, pemberangkatan ibadah haji tahun ini terasa spesial bagi DIY. Sebab, tahun ini untuk pertama kalinya embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo mulai beroperasi.
"Kloter pertama nanti kita juga akan berangkatkan dari embarkasi perdana, embarkasi Yogyakarta International Airport, insyaallah nanti kloter dari Kulon Progo. Dan sampai hari ini masih sesuai jadwal," pungkasnya.
(ams/alg)












































Komentar Terbanyak
Kala Bos Rokok HS Minta Maaf ke Pemotor Jupiter Usai Laka Vs Mogenya
Terungkap Alasan Alvi Tega Mutilasi Kekasih Jadi Ratusan Potong
Trump Nggak Happy Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran