Tanggal 12 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Cek Peristiwa Menariknya!

Tanggal 12 Februari 2026 Memperingati Hari Apa? Cek Peristiwa Menariknya!

Ulvia Nur Azizah - detikJogja
Kamis, 12 Feb 2026 09:01 WIB
Ada sederet momen menarik yang terjadi pada 12 Februari. Apa saja? Simak informasinya di sini!
Ilustrasi kalender februari 2026. Foto: Canva
Jogja -

Setiap tanggal dalam kalender membawa ceritanya sendiri, tak terkecuali tanggal 12 Februari 2026. Di berbagai belahan dunia, hari ini menjadi momen penting untuk mengenang peristiwa bersejarah yang mengubah dunia, salah satunya adalah Hari Tangan Merah. Namun, bukan hanya itu, ada beberapa perayaan penting lainnya yang membuat tanggal ini istimewa.

Keunikan tanggal ini juga tercermin dari perpaduan tiga sistem kalender yang berbeda. Dalam kalender Jawa, hari tersebut jatuh pada weton Kamis Kliwon, 23 Syaban 1959 (Dal). Sementara itu, dalam penanggalan Hijriah, hari yang sama bertepatan dengan 23 Ruwah 1447 H.

Jadi, tanggal 12 Februari 2026 memperingati hari apa? Hari penting apa saja yang sebenarnya kita rayakan pada 12 Februari 2026? Yuk, simak daftarnya agar tidak ketinggalan momen spesial hari ini!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanggal 12 Februari 2026 Memperingati Hari Apa?

Menurut National Day Calendar, Days of The Year, dan National Today, terdapat peringatan penting pada 12 Februari 2026 seperti Hari Tangan Merah hingga Hari Berpelukan. Mari cermati penjelasan lengkapnya!

ADVERTISEMENT

1. Hari Tangan Merah

Seruan lantang untuk menghentikan penggunaan tentara anak bergema di seluruh dunia setiap tanggal 12 Februari. Red Hand Day atau Hari Tangan Merah menjadi pengingat bahwa sekitar 250.000 anak masih terjebak dalam konflik bersenjata di setidaknya 20 negara berbeda. Sebagian besar dari mereka berusia antara 15 hingga 18 tahun, meski beberapa wilayah tercatat merekrut bocah sekecil usia 9 tahun.

Anak-anak di berbagai penjuru bumi berpartisipasi dengan mengecat tangan mereka menggunakan warna merah untuk kemudian ditempelkan pada kertas atau spanduk. Bekas telapak tangan ini merupakan simbol protes sekaligus pesan pribadi kepada para pemimpin politik agar segera mengakhiri praktik kejam tersebut. Selain ancaman nyawa, para tentara anak ini harus menderita akibat kurangnya nutrisi serta trauma psikologis yang membekas seumur hidup.

Aksi kemanusiaan ini pertama kali diinisiasi pada tahun 2002 saat lebih dari 150 pemerintah sepakat menandatangani protokol perlindungan anak. Organisasi internasional seperti Amnesty International dan World Vision turut serta memfasilitasi berbagai acara seperti pawai serta program kesadaran di sekolah-sekolah. Melalui simbol tangan merah, masyarakat dunia berharap tidak ada lagi gadis yang dipaksa menikah atau anak laki-laki yang kehilangan masa sekolahnya demi peperangan.

2. Hari Pencegahan Ekstremisme Kekerasan

PBB menetapkan tanggal 12 Februari sebagai momentum penting untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menjaga keamanan global. International Day for the Prevention of Violent Extremism as and when Conducive to Terrorism atau Hari Pencegahan Ekstremisme Kekerasan bertujuan meningkatkan kesadaran akan ancaman yang merusak perdamaian dan hak asasi manusia. Fokus utamanya adalah mencegah penyebaran pesan intoleransi yang sering kali memicu konflik berkepanjangan di berbagai wilayah.

Rencana aksi yang diperkenalkan oleh Sekretaris Jenderal PBB menekankan pendekatan komprehensif yang tidak hanya mengandalkan langkah keamanan semata. Strategi ini mencakup langkah-langkah pencegahan sistematis untuk mengatasi kondisi dasar yang membuat individu mudah terhasut oleh kelompok radikal. Melalui rekomendasi yang diberikan kepada negara anggota, dunia berusaha menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik serta menghormati aspirasi setiap warga negara.

Perayaan pada 12 Februari 2026 akan diisi dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat sipil, akademisi, hingga pemimpin agama. Kelompok seperti ISIL, Al-Qaida, dan Boko Haram telah menjadi contoh nyata bagaimana narasi kebencian mampu menghancurkan nilai-nilai martabat manusia. Dengan kerja sama lintas batas, komunitas internasional berkomitmen untuk memastikan bahwa ekstremisme tidak mendapatkan ruang dalam sistem kepercayaan atau kebangsaan apa pun.

3. Hari Darwin

Dunia merayakan sumbangsih besar bagi ilmu pengetahuan alam pada hari lahir Charles Darwin yang jatuh setiap 12 Februari. Darwin Day atau Hari Darwin mengajak setiap orang untuk mengenal lebih dekat hasil penelitian mengenai seleksi alam yang telah mengubah cara pandang manusia terhadap asal-usul spesies. Ilmuwan dari berbagai bidang merenungkan bagaimana penemuan evolusi ini telah membuka jalan bagi berbagai inovasi medis yang menyelamatkan banyak nyawa.

Charles Darwin lahir pada tahun 1809 di Inggris dalam keluarga dokter kaya yang sangat menghargai pengetahuan alam. Perjalanan legendarisnya menggunakan kapal HMS Beagle selama lima tahun di Amerika Selatan memberikan kekayaan data zoologi serta botani yang luar biasa. Pengamatan terhadap burung finch di Kepulauan Galapagos menjadi salah satu bukti paling ikonik yang mendukung teorinya mengenai adaptasi makhluk hidup.

Meskipun buku 'On the Origin of Species' sempat mendapatkan penolakan keras saat terbit pada 1859, karya tersebut tetap menjadi literatur sains paling berpengaruh hingga kini. Masyarakat merayakan hari ini dengan mengadakan berbagai diskusi ilmiah serta program beasiswa untuk mendukung para mahasiswa dalam menekuni bidang sains.

4. Hari Georgia

Penduduk di Amerika Serikat memberikan penghormatan khusus bagi sejarah berdirinya salah satu negara bagian orisinal pada 12 Februari. Georgia Day atau Hari Georgia memperingati kedatangan rombongan kolonis pertama yang dipimpin oleh James Oglethorpe di Yamacraw Bluff pada tahun 1733. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi warga untuk merenungkan perjalanan panjang dari masa kolonial hingga peran penting mereka dalam gerakan hak sipil.

Perayaan meriah sering kali diwarnai dengan pesta kostum sejarah yang menampilkan busana dari berbagai periode waktu yang berbeda. Berbagai museum dan situs bersejarah di Savannah membuka pintu bagi pengunjung yang ingin menjelajahi kisah masa lalu melalui artefak yang unik. Selain itu, masyarakat juga gemar mengadakan malam trivia mengenai budaya lokal serta tokoh-tokoh besar seperti Martin Luther King Jr.

Kuliner khas berbahan dasar buah persik selalu menjadi bintang utama dalam setiap jamuan makan bersama keluarga dan teman. Menikmati pai persik segar atau sekadar mengadakan pesta mencicipi buah menjadi cara yang sangat populer untuk menunjukkan kebanggaan terhadap kekayaan alam setempat. Melalui kreativitas seni dan acara komunitas, semangat James Oglethorpe dalam membangun kota tetap terjaga sebagai warisan budaya yang sangat berharga.

5. Hari Berpelukan

Momen kehangatan hadir di tengah kesibukan warga dunia pada hari keenam dalam rangkaian pekan kasih sayang. Hug Day atau Hari Berpelukan yang jatuh pada 12 Februari menjadi waktu yang paling pas untuk menunjukkan perhatian secara fisik kepada orang-orang terkasih. Tindakan sederhana ini terbukti secara ilmiah mampu menurunkan tingkat stres serta meningkatkan rasa saling percaya antarindividu secara alami.

Akar kata "hug" sendiri diyakini berasal dari bahasa Norse Kuno yang memiliki makna memberikan kenyamanan bagi orang lain. Sejarah mencatat bahwa pelukan awalnya digunakan dalam peperangan untuk menunjukkan bahwa seseorang tidak membawa senjata tersembunyi di balik tubuhnya. Namun, dalam konteks modern, gerakan ini telah bertransformasi menjadi ekspresi kasih sayang yang tulus serta dukungan emosional yang sangat kuat.

Masyarakat merayakannya dengan memberikan pelukan hangat kepada teman, kerabat, hingga pasangan sebagai bentuk ucapan selamat atau simpati. Kampanye pelukan gratis yang dimulai beberapa tahun lalu di Australia semakin mempopulerkan tindakan ini sebagai bentuk dukungan sosial yang inklusif.

Nah, itulah tadi sejumlah peringatan yang terdapat pada 12 Februari 2026. Semoga bermanfaat, detikers!

FAQ Tanggal 12 Februari Memperingati Hari Apa

12 Februari memperingati hari apa?

Tanggal 12 Februari dipenuhi beragam peringatan internasional. Beberapa di antaranya yaitu Hari Tangan Merah, Hari Pencegahan Ekstremisme Kekerasan, Hari Darwin, Hari Georgia, dan Hari Berpelukan. Setiap peringatan hadir dengan konteks unik yang mencerminkan sejarah, budaya, atau gerakan kemanusiaan di berbagai wilayah dunia.

Tanggal 12 Februari 2026 jatuh pada hari apa?

Tanggal 12 Februari 2026 jatuh pada hari Kamis, lebih tepatnya Kamis Kliwon dalam penanggalan Jawa.

Apa yang istimewa dari 12 Februari?

Keistimewaan hari ini mencakup aksi global melawan penggunaan tentara anak, peringatan hari lahir bapak evolusi, serta perayaan kasih sayang melalui tindakan berpelukan.




(par/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads