Menkeu Purbaya hingga JK Dijadwalkan Isi Ceramah di Maskam UGM Saat Ramadan

Menkeu Purbaya hingga JK Dijadwalkan Isi Ceramah di Maskam UGM Saat Ramadan

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Rabu, 04 Feb 2026 17:45 WIB
Menkeu Purbaya hingga JK Dijadwalkan Isi Ceramah di Maskam UGM Saat Ramadan
Menkeu Purbaya bakal jadi salah satu pembicara di Maskam UGM. (Foto: Gilang Faturahman/detikcom)
Sleman -

Sejumlah tokoh nasional diagendakan menjadi pembicara dalam kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (Maskam UGM). Pada Ramadan 1447 H ini, Masjid Kampus UGM mengusung tema besar 'Merajut Harmoni Sosial Sebagai Pilar Pembangunan Indonesia'.

Pada Ramadan tahun ini, Maskam UGM menghadirkan serangkaian kajian keilmuan. Di antaranya kajian Mimbar Subuh, Safari di Bulan Ramadan, dan Ramadan Public Lecture.

Beberapa nama yang dijadwalkan hadir dan sudah masuk dalam daftar pembicara antara lain Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa hingga Anggito Abimanyu.

Selain itu, terdapat Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).



Diagendakan hadir menjadi pembicara Mantan Menko Polhukam Mahfud Md, Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo, Ketua Mahkamah Konstitusi 2013-2015 Hamdan Zoelva.

"Nggih (narsumnya Pak JK, Pak Purbaya). Jadi memang yang kami cantumkan di poster itu adalah yang sudah konfirmasi hadir. Kami tidak berani untuk mencantumkan pembicara yang belum konfirmasi hadir," kata Koordinator Takmir Muda Maskam UGM, Indra Oktafian Hidayat, kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Indra mengungkapkan proses penentuan pembicara telah dilakukan sejak Juli tahun lalu melalui riset mendalam.

"Jadi riset dulu kira-kira apa sih yang ingin kita selesaikan gitu kan di Ramadan 2026 ini. Kemudian terbentuklah risalah permasalahan diinventarisir," ujarnya.

Tema kajian Ramadan kali ini akan berfokus pada isu-isu makro seperti kenegaraan, ekonomi, sosial, politik, hingga lingkungan yang merupakan turunan dari tema utama.

"Ciri khas RDK UGM adalah menjawab permasalahan umat. Kami tentukan tema besar dan kemudian dari situ ada tema-tema turunannya. Kemudian kami tentukan ini siapa yang kira-kira kompeten dan juga cocok untuk mengisi tema tersebut. Jadi bukan pembicara dulu baru tema," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Diungkapkan Indra, dari panitia juga telah memberikan term of reference (TOR) kepada para pembicara. TOR ini sebagai acuan dalam menyampaikan materi sehingga tidak melebar dari tema.

Contohnya seperti Purbaya yang dijadwalkan mengisi pada Minggu, 1 Maret 2026 di kegiatan Ramadan Public Lecture. Purbaya akan membahas soal 'Visi Ekonomi Indonesia Emas'.

"Jadi tidak sesuai selera pembicaranya, kami juga sudah memberikan batasan-batasan pembicara itu harus ngomong A, B, C melalui TOR yang sudah kami sampaikan," pungkasnya.

ADVERTISEMENT




(apl/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads