Kisah Kezia Syifa Jadi Tentara AS Tuai Sorotan, Bagaimana Status WNI-nya?

Internasional

Kisah Kezia Syifa Jadi Tentara AS Tuai Sorotan, Bagaimana Status WNI-nya?

Dwi Rahmawati - detikJogja
Jumat, 23 Jan 2026 18:17 WIB
Kisah Kezia Syifa Jadi Tentara AS Tuai Sorotan, Bagaimana Status WNI-nya?
Foto: Kezia Syifa, WNI yang jadi tentara AS. (Dok. akun @bunda_kesidaa)
Jogja -

Seorang gadis Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Kezia Syifa jadi perhatian. Sebab, dia viral berpamitan dengan orang tuanya dalam balutan seragam militer Amerika Serikat (AS).

Dalam video yang diunggah di Instagram @bunda_kesidaa, terlihat Syifa mengenakan hijab lengkap dengan seragam tentara AS.

"Hati hati semangat ganbatte. Hati-hati Kak," ujar seorang perempuan di video tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir detikNews, ibunda Syifa, Safitri, menjelaskan soal status kewarganegaraan putrinya setelah bergabung dengan militer Negeri Paman Sam.

ADVERTISEMENT

"Saat ini Syifa menjalani proses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. (Kewarganegaraan) masih berproses sesuai hukum yang ada di negara US," ujar Safitri, kepada detikcom, Jumat (23/1/2026).

Gabung Garda Nasional Maryland

Safitri melanjutkan, keluarganya memang sudah tinggal di AS sejak pertengahan tahun 2023. Kezia Syifa disebut menempuh pendidikan tingkat SMA di sekolah setempat, dan melanjutkannya ke jenjang pendidikan tinggi.

Dikatakan sang ibunda, Syifa masuk ke Army National Guard (Garda Nasional Angkatan Darat) Maryland. Ia menyatakan putrinya tidak bertugas di garis depan, melainkan bidang administrasi.

Ia mengungkap awal putrinya bisa tertarik masuk ke cabang pasukan cadangan AS itu. Safitri berujar Syifa ingin mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kariernya.

"Ketertarikan Syifa berawal dari keinginannya untuk mengembangkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pengalaman kepemimpinan," kata Safitri.

"Keputusan tersebut juga dilatarbelakangi oleh kesempatan untuk belajar dan berkembang secara profesional, serta menambah wawasan dan pengalaman hidup. Keputusan ini merupakan pilihan pribadi yang telah dipertimbangkan dengan matang," tambahnya.

Safitri mengatakan keluarga menghormati keputusan yang diambil Syifa.

"Sebagai keluarga, kami menghormati dan mendukung keputusan Syifa. Keputusan tersebut merupakan pilihan pribadi yang telah dipertimbangkan secara matang dan disertai tanggung jawab," katanya.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads