Buntut Siswa-Guru di Sentolo Diduga Keracunan MBG, SPPG Kaliagung Disetop

Buntut Siswa-Guru di Sentolo Diduga Keracunan MBG, SPPG Kaliagung Disetop

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Rabu, 21 Jan 2026 16:57 WIB
Buntut Siswa-Guru di Sentolo Diduga Keracunan MBG, SPPG Kaliagung Disetop
Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)
Kulon Progo -

Puluhan siswa dan guru di Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (20/1). Buntut kejadian ini, operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliagung dihentikan sementara.

Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Susilaningsih, menyatakan pihaknya telah bergerak cepat mengambil sampel makanan serta muntahan siswa untuk diuji di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) Yogyakarta.

"Yang dikirim sampel muntahan dan sisa makanan di SPPG," ujar Susilaningsih kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Dia menjelaskan proses pengujian di laboratorium diperkirakan memakan waktu seminggu.

"Kita menunggu hasil BLKK, apakah ada bakteri atau tidak. Hasil uji lab akan menjadi titik terang apakah keracunan disebabkan oleh bakteri dari makanan atau terdapat faktor lain yang jadi penyebabnya," ujarnya.



Terpisah, Kepala SPPG Kaliagung, Satrya Dicky menjelaskan menu yang dibagikan pada hari kejadian terdiri dari nasi, telur, sayur, dan buah.

"Kejadian keracunan baru kali ini dialami, kemarin itu menunya nasi, telur kukus dengan saus asam manis, tumis buncis dan wortel, serta buah anggur," ujar Satrya pada wartawan.

Dia menegaskan SPPG Kaliagung yang baru beroperasi sejak Desember 2025 ini telah memenuhi persyaratan operasional, termasuk memiliki tenaga ahli gizi dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinkes Kulon Progo.

Setiap hari SPPG Kaliagung memproduksi sekitar 2.506 porsi MBG yang didistribusikan ke 38 sekolah di wilayah Kapanewon Sentolo.

Satrya mengaku baru tahu adanya keracunan setelah dihubungi pihak Puskesmas Sentolo I. Pihaknya pun memutuskan untuk tidak beroperasi sementara waktu selama penanganan kasus keracunan berlangsung.

"Arahan terakhir belum operasional. Kami juga masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti dari keracunannya," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Diberitakan sebelumnya, kasus keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini puluhan siswa hingga guru di Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, dilaporkan mengalami gejala keracunan.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo, Nur Hadiyanto membenarkan adanya kasus keracunan tersebut. Dia mengatakan laporan gejala keracunan diterima pada Selasa (20/1) sejak pukul 16.30 WIB.

"Kami menerima laporan kemarin pada 16.30 WIB ada kejadian terkait dengan dugaan keracunan makanan terkait dengan MBG," kata Nur Hadiyanto kepada wartawan, Rabu (21/1).

Berdasarkan data sementara, Nur menambahkan, hingga pagi tadi tercatat ada 87 orang yang mengalami gejala keracunan. Mereka terdiri dari 4 guru dan 83 siswa dari 7 sekolah di wilayah Sentolo. Data terakhir masih ada sembilan orang yang menjalani rawat inap.




(dil/ams)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads