Round-Up

Fakta-fakta Heboh Rekaman VCS Siswi di Gunungkidul

Tim detikJogja - detikJogja
Sabtu, 29 Nov 2025 07:01 WIB
Gambar ilustrasi soal video tidak senonoh. (Foto: Danu Damarjati/detikcom)
Gunungkidul -

Video asusila seorang siswi SMK di Rongkap, Gunungkidul tersebar di kalangan sekolah. VCS itu disebar melalui kiriman WhatsApp dengan nomor yang tidak diketahui. Berikut fakta-fakta tersebarnya VCS siswa SMK.

Tersebar di Kalangan Sekolah

Video tidak senonoh itu tersebar di Kalangan sekolah siswi. Beredarnya video tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak sekolah.

Kepala Balai Dikmen Gunungkidul, Wasidi, mengatakan video itu tersebar beberapa hari lalu di kalangan murid salah satu SMK di Gunungkidul.

"Lalu ada murid melapor pada guru, dan segera ditindaklanjuti," katanya saat dihubungi detikJogja, Jumat (28/11/2025).

Disebar Nomor Tidak Dikenal

Tim Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan di Sekolah (TPPKS) lalu menangani kasus tersebut. Ternyata wanita dalam video itu juga bersekolah di SMK yang mendapat sebaran rekaman VCS dari nomor tidak dikenal.

"Siswi dalam video tersebut lalu dipanggil dan diklarifikasi oleh pihak sekolah. Hasilnya, siswi tersebut mengakui dan diberikan peringatan dari sekolah untuk tidak mengulangi lagi," ujarnya.

Setelah diklarifikasi, diketahui video yang tersebar adalah video lama saat siswi tersebut masih SMP.

"Ternyata video tersebut sudah dibuat waktu SMP," ucapnya.

Siswi Mengundurkan Diri

Selain itu, pihak sekolah juga melakukan pemanggilan terhadap orang tua siswa tersebut. Di mana permasalahan itu akhirnya selesai di tingkat sekolah.

"Orang tua siswi tersebut membuat surat pengunduran diri dari sekolah. Tapi kami minta sekolah untuk memantau dan memastikan anak mendapat hak-hak dan layanan pendidikan walaupun pindah sekolah, atau ke paket C. Intinya jangan sampai putus sekolah," katanya.

Wasidi juga telah meminta pihak sekolah agar berkonsultasi ke Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Gunungkidul terkait pendampingan psikologis yang bersangkutan.

"Kami menyarankan sekolah untuk melakukan razia dan memeriksa tas, barang bawaan anak hingga hp anak secara periodik. Hasilnya masih ada yang belum menghapus video tersebut dan saat itu juga dihapus oleh pihak sekolah," ujarnya.

Tidak Lapor Polisi

Polisi belum melakukan penyelidikan soal tersebarnya video asusila VCS yang membuat siswi SMK di Rongkop, Gunungkidul, keluar sekolah. Polisi menyebut belum menerima laporan terkait kasus tersebut.

"Tidak ada laporan (soal penyebaran video)," kata Kapolsek Rongkop, AKP Sartono saat dihubungi wartawan, Jumat (28/11/2025).

Di sisi lain, Sartono menyebut jika Balai Dikmen telah menyelesaikan kasus tersebut.

"Itu sudah diselesaikan oleh Balai Dikmen," ucapnya secara singkat.



Simak Video "Video: Heboh Pernikahan Anak di Lombok Berujung Ortu Pengantin Dipolisikan"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork