Kapolresta Malang Kota Perketat Pengawasan Travel Gelap Jelang Ramadan

Kapolresta Malang Kota Perketat Pengawasan Travel Gelap Jelang Ramadan

Muhammad Aminudin - detikJatim
Senin, 02 Feb 2026 14:50 WIB
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana (
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Polresta Malang Kota meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap travel gelap yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Langkah ini dilakukan melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang digelar mulai 2 Februari 2026 hingga 15 Februari 2026.

Kapolresta Malang Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengatakan, keberadaan travel gelap menjadi perhatian serius karena kerap muncul saat mobilitas masyarakat meningkat, terutama menjelang Ramadan dan masa libur panjang.

"Travel ilegal ini biasanya memanfaatkan momentum, seperti libur sekolah, long weekend, hingga musim mudik. Mereka sifatnya musiman, aji mumpung," ujar Putu Kholis kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolresta menyampaikan, selama Operasi Keselamatan Semeru 2026, pihaknya akan mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Mulai dari sosialisasi, edukasi keselamatan berlalu lintas, hingga pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ram check.

ADVERTISEMENT

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menggunakan jasa transportasi ilegal yang tidak memiliki jaminan keselamatan.

Menurut Putu Kholis, travel gelap umumnya tidak memiliki izin resmi, tidak berbadan hukum, serta tidak terdaftar sebagai perusahaan jasa transportasi.

Meski menawarkan tarif lebih murah, aspek keselamatan penumpang sering kali diabaikan.

"Biayanya memang lebih murah, tapi jaminan keselamatannya hampir tidak ada. Ini yang ingin kami cegah agar masyarakat tidak menjadi korban," tegasnya.

Selain edukasi dan pencegahan, Polresta Malang Kota juga menyiapkan langkah penegakan hukum bagi pelaku travel gelap yang tetap beroperasi.

Penindakan akan dilakukan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan pemerintah daerah.

"Harapannya, mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman bagi masyarakat," pungkasnya.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads