Siswi Asal Surabaya Raih Gold Award HKISO 2026, Hobi Sains Sejak Balita

Siswi Asal Surabaya Raih Gold Award HKISO 2026, Hobi Sains Sejak Balita

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 20 Jul 2026 10:20 WIB
Hawa Billah Syakira Harto
Hawa Billah Syakira Harto, siswi berprestasi asal Surabaya, yang meraih Gold Award HKISO 2026. Foto: Istimewa
Surabaya -

Hawa Billah Syakira Harto sudah menunjukkan ketertarikan di dunia sains sejak balita. Siswi kelas 5 SD Islam Al Azhar 35 Surabaya ini rajin mengikuti kejuaraan maupun lomba-lomba di bidang sains.

Terbaru, dia meraih prestasi membanggakan kala meraih Gold Award (Second Runner Up atau juara 3) Hong Kong International Science Olympiad (HKISO) 2026 di Singapura, bulan lalu.

"Kata mamaku, pas kecil dulu aku seneng banget kalau dibacakan buku-buku sains yang ada gambarnya gitu," celoteh Hawa, ketika ditanya kenapa dirinya menyukai science, Senin (20/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

HKISO sendiri merupakan ajang olimpiade sains internasional yang diselenggarakan setiap tahun untuk menguji kemampuan akademik siswa di bidang sains. Kompetisi ini terbuka bagi pelajar, mulai jenjang kelas 2 SD hingga kelas 12, dari berbagai negara.

HKISO mempertandingkan empat bidang utama. Yakni Fisika, Biologi, Kimia, dan Integrated Science (Sains Terpadu).

ADVERTISEMENT

Materi yang diujikan mengacu pada kurikulum sains Hong Kong dengan tujuan mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah peserta melalui soal-soal berstandar internasional. Kompetisi ini terdiri dari babak penyisihan dan babak final.

Hawa bersaing dengan ribuan peserta se-usianya. Total ada 1.350 anak Indonesia yang mengikuti national round (babak penyisihan) secara online. Putri sulung dari pasangan Dito Renady Harto dan Gusti Khairunisa ini pun lolos ke Global Round di Singapura.

Di Singapura, Hawa bersaing dengan 310 peserta lain dari negara tuan rumah, Hong Kong, Kamboja, India, Yordania, Myanmar, Filipina, Sri Lanka, Thailand, hingga Vietnam. Hawa keluar sebagai juara ketiga, menyisihkan peserta lain.

"Seneng banget. Sempet grogi, tapi aku memang sudah pengen banget buat menang. Persiapannya lumayan berat hehehe," kata Hawa, Senin (20/7/2026).

Hawa menceritakan, dia punya motivasi kuat sebelum mengikuti HKISO. Di sekolahnya, dia mengikuti kelas tambahan. Sepulang sekolah dia juga les privat untuk memperdalam kisi-kisi soal yang akan ditandingkan.

"Ada banget tantangannya, harus hafalin rumus, hafalin organ-organ. Biasanya aku ngafalin ya ulang-ulang terus latihan soal," tambahnya.

Hawa mengaku sangat menyukai IPA. Dia suka pelajaran Biologi dan sains terapan.

"Eksperimennya aku suka. Kalau bikin project seneng banget, kayak bikin sirkuit listrik. Ada lampu, baterai, kabel. Pengen jadi dokter dokter anak, karena aku juga suka Biologi," kata Hawa.

"Aku pengen sekolah di Singapura, sekolahnya bagus dan bersih. Mudah-mudahan dapat beasiswa," lanjutnya.

Selama ini Hawa selalu mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Sudah puluhan lomba, baik akademik maupun nonakademik, yang diikuti. Di sekolahnya, Hawa termasuk siswi yang kerap dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi.

"Setiap tahun SD Islam Al Azhar 35 ini menggelar seleksi. Alhamdulillah, sejak kelas 3 Hawa konsisten menjadi salah satu murid yang lolos seleksi murid bimbingan berprestasi IPA," tutur ibunda Hawa, Gusti Khairunnisa.

Sebagai orang tua, Gusti sebenarnya mendidik sang anak seperti kebanyakan orang tua. Dia mencoba menuruti apa yang disuka Hawa, namun tetap berusaha mengarahkan sesuai dengan potensi yang dimiliki sang buah hati.

"Sebenernya ya kayak anak-anak kebanyakan ya. Hawa juga suka game kok, dia suka main Roblox. Cara belajarnya juga nggak terlalu di-drill banget di rumah, cuma kalau mau lomba dia memang intens les," imbuh Gusti.

Tak hanya akademik, Gusti juga berusaha mengasah potensi anaknya di bidang non-akademik. Salah satunya dengan les piano. Lewat piano, Hawa mudah untuk berkonsentrasi. Hawa juga menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan piano.

Gusti menceritakan, HKISO memberi pengalaman berarti bagi putrinya. Ini kedua kalinya Hawa pergi ke luar negeri untuk mengikuti lomba sains.

"Pertama kali (lomba) ke luar negeri itu ke Bangkok, tahun lalu. Itu SIMSO, Siam International Math and Science Olympics. Alhamdulillah waktu itu dapat Silver Award," terangnya.

Hawa Billah Syakira Harto. Hawa saat mengikuti SIMSO di Bangkok pada 2025. Foto: Istimewa

Dalam waktu dekat ini Hawa akan mengikuti Festival Anak Berprestasi Indonesia (FABI). Ini merupakan ajang kompetisi olimpiade akademik nasional yang diselenggarakan secara berkala oleh Emerald Education Centre.

Total ada 600 peserta IPA kelas 3-4 se Indonesia yang mengikuti kompetisi FABI. Saat seleksi awal, pada babak final Kota Surabaya, Hawa meraih peringkat 1.

"Mudah-mudahan di tahap Nasional yang diselenggarakan di Malang nanti, dia bisa dapat hasil terbaik," ujar Gusti berharap.

"Ya, kami selalu dukung keinginan Hawa. Dia punya mimpi untuk sekolah di Singapura, karena sering nonton CoC (Clash of Champions). Dia ngikutin dari season pertama, itu kan pesertanya juara-juara olimpiade, terus ada yang sekolah di Singapura, Hawa jadi tertarik," ucap Gusti.

Gusti melanjutkan, jalan anaknya masih panjang. Dia bersama suami terus berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya.

"Sejak balita dia suka kalau dibacakan buku komik sains, kemudian sekarang lebih suka menambah pengetahuan lewat video di YouTube. Kami sebagai orang tua berusaha selalu terus mendukung apa yang dia suka. Namanya anak, dunianya masih bermain, kami nggak bisa paksa dia terus belajar, yang penting selalu ada aja tiap kali dia membutuhkan," pungkasnya.

Ketertarikan Hawa terhadap sains sejak usia dini membawanya menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat nasional, maupun internasional. Berikut sederet prestasi bergengsi yang berhasil diraih Hawa.

Piano

  • Me fest by sforzando, gold award beginner A category 2025
  • Melodia open competition 2025, 1st runner up piano grade 1 B category
  • La pianista piano competition 2026, first winner in bunono pianista yay category
  • Roland next gen 2026, 2nd commendation award piano grade 3 category
  • Roland next gen 2026, 3rd winner piano free category C

Science

  • Gold award, in science category SIMSO National Round 2026
  • Gold medal, Copernicus olympiad heat round 2025
  • Diamond 1 (Top Score), Future Intelligence Students Olympiad (FISO) Final round 2026.
  • Gold award, philippine international math and science olympics (PIMSO) National round 2025
  • Gold award, Hong kong international sciemce olympiad National Round 2026
  • Gold award (second runner up), Hong kong international science olympiad Final Round at Singapore

IT

  • Second winner of coding competition ICERO 2023
  • Top 7 IT scratch, Festival dan Lomba kreasi Al Azhar (FeLKA) se Indonesia di Jakarta.


(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads