Polisi masih memburu pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil yang menggasak uang Rp 300 juta di Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Senin (18/5/2026). Polisi menduga pelaku bukan warga Banyuwangi dan mengklaim telah mengantongi identitas pelaku.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan mengatakan pihaknya terus mendalami seluruh data yang mengarah kepada pelaku. Ia juga meminta pelaku menyerahkan diri sebelum ditangkap polisi.
"Kami harap pelaku berbesar hati menyerahkan diri, karena pasti akan kami tangkap. Tidak ada kejahatan yang tidak meninggalkan jejak," tegas Rofiq, Rabu (20/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rofiq memastikan, pihaknya sudah mengantongi data pelaku dengan tingkat validasi 99%. Ia juga menganjurkan agar masyarakat dapat menggunakan jasa pengawalan kepolisian saat hendak bertransaksi dalam jumlah besar.
"Ya, sudah kami pastikan 99% itu adalah pelaku. Bagi masyarakat yang hendak mengambil uang dalam jumlah besar, gunakan jasa pengawalan dari kepolisian yang ada di pos pos polisi itu dan saya pastikan tidak ada kewajiban untuk dipungut biaya sepeser pun," ungkapnya.
Modus pencurian pecah kaca di Banyuwangi selama tahun 2026 terjadi sebanyak 2 kali. Sementara lokasi kejadian dinilai sebagai lokasi strategis untuk menjadi lokasi target kejahatan. Meski demikian sejumlah petugas telah disiagakan di sejumlah titik strategis, aksi kriminalitas bisa terjadi lantaran ada kesempatan.
"Kalau lokasi itu memang lokasi perbankan dan strategis untuk mengintai korbanya. Dan dari hasil penyelidikan kami, pelaku memang sudah mengintai korban sampai berpindah 2 perbankan," jelas Rofiq.
Terkait modus dari pelaku, polisi menyebut ada kemungkinan informan dalam yang membocorkan aktivitas korban sebelum melakukan transaksi penarikan uang senilai Rp 300 juta tersebut.
Sebelumnya, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di keramaian pusat kota Banyuwangi pada Senin (18/5/2026) pukul 15.00 WIB. Aksi pencurian yang dilakukan 2 orang berboncengan satu sepeda motor ini terekam CCTV.
Dalam video CCTV yang beredar, terlihat bagaimana kedua orang ini beraksi memecahkan kaca mobil bagian tengah kemudian menggondol tas ransel yang berisi uang dari dalam mobil.
