Viral Gangster di Porong Sidoarjo Bersenjata Celurit Ubrak-abrik Warkop

Viral Gangster di Porong Sidoarjo Bersenjata Celurit Ubrak-abrik Warkop

Suparno - detikJatim
Minggu, 10 Mei 2026 13:20 WIB
Gangster bercelurit di Porong Sidoarjo ubrak-abrik warkop
Gangster bercelurit di Porong Sidoarjo ubrak-abrik warkop (Foto: Dok. Istimewa)
Sidoarjo -

Video sekelompok remaja diduga gangster menyerbu sebuah warung kopi (warkop) di Sidoarjo, viral di media sosial. Aksi tersebut diketahui terjadi di Warkop Layang-Layang, Desa Wunut, Kecamatan Porong.

Dalam video CCTV berdurasi 1 menit 1 detik itu, kejadian terjadi pada Jumat (8/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya sekelompok pemuda dengan mengendarai motor tiba-tiba berhenti dan masuk ke dalam warkop.

Mereka rupanya menyelamatkan diri dari kejaran sekelompok pemuda yang diduga gangster. Dengan membawa celurit panjang, para gangster tampak mengejar ke dalam warkop. Tak hanya itu mereka juga merusak motor dan kursi warkop.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjaga warkop, Rico (19), mengaku kejadian berlangsung sangat cepat. Dalam rekaman CCTV, ia tampak tak berkutik saat para gangster itu mengobrak-abrik warung.

ADVERTISEMENT

"Awalnya ada sekitar enam anak dari luar daerah lari masuk ke warkop minta tolong. Mereka dikejar sekitar 15 orang. Yang ngejar bawa celurit dua orang, ada yang bawa ketapel isi peluru bulat, sama besi panjang," kata Rico kepada detikJatim saat dikonfirmasi, Minggu (10/5/2026).

Saat kejadian, kata Rico, di dalam warkop juga ada sekitar lima pengunjung lain yang sedang nongkrong. Sama, mereka juga ketakutan menjadi sasaran amuk gangster dan tak bisa berbuat apapun.

"Mereka sampai masuk ke pintu warkop. Kursi-kursi ditabrak, sepeda motor dirusak, asbes kena ketapel sampai bolong, kabel juga ada yang putus. Saya kaget dan takut karena datangnya tiba-tiba," tambahnya.

Setelah membuat gaduh, kelompok tersebut langsung meninggalkan lokasi. Pemilik Warkop Layang-Layang, Tio (28), mengatakan dirinya tidak berada di lokasi saat kejadian karena sedang berada di rumah.

"Saya tahunya dari cerita orang-orang. Jadi pas kejadian saya di rumah, lagi tidur. Tidak ada kaitannya sama sekali dengan kejadian itu," kata Tio.

Meski demikian, lanjut Tio, kerusakan di warungnya tidak terlalu parah dan sebagian sudah diperbaiki. Kasus itu sendiri sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Informasinya cuma asbes bolong sama kabel putus. Asbesnya juga sudah dibenahi. Rekaman CCTV yang beredar memang dari lokasi dan sudah diketahui polisi," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Porong Kompol Madya Wira Aji Kusuma membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi usai menerima laporan warga.

"Benar, ada kejadian sekelompok remaja diduga mengejar kelompok lain sampai masuk ke warkop. Dari keterangan saksi, ada yang membawa sajam jenis clurit," ujar Wira.

Namun, polisi memastikan tidak ada laporan kerusakan besar maupun korban luka dalam kejadian itu. "Tidak ada perusakan signifikan baik dari warga maupun pemilik warkop. Situasi sudah kondusif," imbuhnya.

Polisi juga sempat mengamankan tiga remaja yang dicurigai warga sebagai bagian dari kelompok tersebut. Namun setelah diperiksa, ketiganya dipastikan tidak terlibat.

"Ada tiga remaja sempat diamankan warga karena kebetulan melintas setelah kejadian. Setelah kami periksa, tidak ada kaitannya dengan kelompok itu, sehingga dipulangkan," pungkas Wira.




(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads