Badut Penjual Balon Bunuh Ibu Mertua-Lukai Istri Ditangkap di Surabaya

Badut Penjual Balon Bunuh Ibu Mertua-Lukai Istri Ditangkap di Surabaya

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Rabu, 06 Mei 2026 19:15 WIB
Satuan, badut penjual balon di Mojokerto yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya diringkus di Surabaya.
Satuan, badut penjual balon di Mojokerto yang membunuh ibu mertua dan melukai istrinya diringkus di Surabaya. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Mojokerto -

Setelah menganiaya ibu mertuanya dengan senjata tajam hingga meninggal serta melukai istrinya, Satuan (43) sang badut penjual balon kabur dari rumah kontrakannya di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Puri, Mojokerto dengan tangan bersimbah darah. Badut penjual balon itu akhirnya ditangkap di Surabaya kurang dari 6 jam.

Penangkapan Satuan melibatkan tim gabungan Unit Resmob dan Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto dibantu Polsek Asemrowo. Pelaku ditangkap di tepi jalan setelah turun dari angkutan umum sekitar pukul 14.00 WIB.

"Alhamdulilah kurang dari 6 jam pelaku sudah kami amankan di Asemrowo, Surabaya. Saat ini dalam pemeriksaan intensif terkait motif dan modus yang bersangkutan," kata Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satuan membunuh ibu mertuanya, Siti Arofah (53) dan melukai istrinya, Sri Wahyuni atau Yuni (35) di rumah kontrakan RT 2 RW 1, Dusun Sumbertempur pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Penjual balon dan mainan anak berkostum badut ini langsung kabur jalan kaki meninggalkan rumahnya.

ADVERTISEMENT

Aldhino menjelaskan, setelah jalan kaki meninggalkan rumah kontrakan, Satuan diantar saudara sepupu perempuannya menggunakan sepeda motor Honda Vario. Pelaku berdalih hendak mengambil dagangan sehingga diantar sampai Simpang 3 Pasinan, Desa Jabon, Mojoanyar, Mojokerto.

"Dari TKP jalan kaki, lalu diantar saudara sepupu perempuan naik sepeda motor Vario ke simpang 3 Pasinan. Alasan ke saudaranya mau ambil dagangan. Pelaku naik Bus Transjatim, turun di Asemrowo, Surabaya," jelasnya.

Sedangkan kepolisian menerima laporan pembunuhan ini sekitar pukul 09.00 WIB. Dari hasil olah TKP, polisi menyita barang bukti sebilah pisau dapur dan baju korban. Pisau dapur ini yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya ibu mertua maupun istrinya.

"Pengakuan pelaku seperti itu (menganiaya para korban dengan pisau dapur)," tandas Aldhino.

Saat ini, Yuni menjalani perawatan intensif di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Sedangkan jenazah Siti telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo untuk diautopsi.

Satuan tinggal di rumah kontrakan bersama istrinya, Yuni (35) dan 2 anak mereka. Rumah kontrakan di RT 2 RW 1, Dusun Sumbertempur ini sekitar 15 meter di sebelah barat rumah ibu mertua Satuan, Siti.

Sehari-hari Satuan menjadi badut sambil jualan balon dan mainan anak-anak keliling kampung. Sedangkan Yuni mengaku bekerja di perusahaan sablon di Kecamatan Sooko, Mojokerto.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads