Viral Oknum ASN Kecamatan Aniaya Pegawai SPBU di Tuban

Viral Oknum ASN Kecamatan Aniaya Pegawai SPBU di Tuban

Ainur Rofiq - detikJatim
Senin, 09 Feb 2026 16:30 WIB
Viral Oknum ASN Kecamatan Aniaya Pegawai SPBU di Tuban
Penganiayaan pegawai SPBU oleh oknum ASN di Tuban. (Foto: tangkapan layar rekaman CCTV)
Tuban -

Seorang pria diduga oknum ASN berinisial J diduga melakukan penganiayaan terhadap 4 karyawan SPBU di Parengan, Tuban. Aksi penganiayaan ini terekam CCTV SPBU dan viral di media sosial.

"Seorang oknum staf Kecamatan Parengan yang bertugas di bidang PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan terekam CCTV melakukan kekerasan terhadap 4 karyawan SPBU di wilayah Parangbatu, Kecamatan Parengan, Tuban, Sabtu (7/2/2026) malam," demikian keterangan video yang viral tersebut dilihat detikJatim, Senin (9/2/2026).

Informasi yang dihimpun detikJatim, peristiwa itu terjadi di SPBU Jalan Cokrokusumo, Parengan-Bojonegoro, tepatnya di Desa Parangbatu, Tuban pada Sabtu (7/2) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral, juga dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, pelaku diketahui berinisial J datang mengendarai mobil hitam bersama seorang penumpang yang juga merupakan pegawai kecamatan.

ADVERTISEMENT

Saat hendak mengisi bahan bakar minyak, posisi mobil pelaku diketahui tidak berada pada jalur antrean yang benar. Di saat yang sama, operator SPBU berinsial F tengah mengecek stok menggunakan deepstick manual sebelum melayani motor matik yang sudah mengantre di depan mobil pelaku.

Tanpa alasan yang jelas, pelaku J turun dari mobilnya kemudian langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap petugas SPBU tersebut.

"Tanpa tahu sebabnya, rambut saya ditarik (dijambak) berulang kali. Padahal posisi saya sedang melayani motor yang memang sudah antre di depan dia," ucap korban bernama Ferdi kepada detikJatim, Senin (9/2/2026).

Aksi kekerasan itu sempat dilerai rekan kerja F, tetapi pelaku justru semakin beringas. Mandor SPBU Ali Nasroh yang melihat kejadian ini malah dipukul di bagian perut saat mencoba menanyakan duduk perkara.

Di hadapan Ali, pelaku J sempat melontarkan kalimat gertakan, "kamu tidak tahu siapa aku?" Demikian kata Ferdi saat ditemui di SPBU Jalan Cokrokusumo.

Operator SPBU lainnya, Prasojo mengalami luka paling parah. Wajahnya dipukul hingga terjatuh, hidungnya mengalami pendarahan, dan kakinya sempat diinjak oleh pelaku saat berniat untuk melerai. Prasojo kini harus dirawat di rumah sakit.

Riswandi, seorang tukang kebersihan di SPBU juga turut melerai namun justru dipukul pada bagian pipi kiri hingga bengkak. Setelah melampiaskan emosinya, pelaku J langsung meninggalkan lokasi kejadian bersama rekannya.

Camat Parengan, Darmadin Noor membenarkan pria dalam video itu adalah pegawai di kantor camat Parengan. Meski demikian ia menyatakan keinginan untuk menempuh jalan damai.

"Saya baru dikabari kemarin. Kejadian di pom sudah saya konfirmasi ke yang bersangkutan dan akan diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan," terang Darmadin saat dikonfirmasi detikJatim.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads