Gus Idris Ngaku Dituduh Pelecehan dalam Konten Sumpah Pocong karena Ini

Gus Idris Ngaku Dituduh Pelecehan dalam Konten Sumpah Pocong karena Ini

Salma Nisrina Fahriyyah - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 20:10 WIB
Gus Idris Ngaku Dituduh Pelecehan dalam Konten Sumpah Pocong karena Ini
Gus Idris saat menyampaikan klarifikasi tentang kabar viral dugaan pelecehan seksual berkedok konten YouTube Sumpang Pocong. (Foto: tangkapan layar/dok. @gusidrisofficial)
Malang -

Sedang ramai jadi perbincangan isu pelecehan seksual terhadap model atau muse yang diduga dilakukan seorang Gus di Malang. Tak disebutkan detail siapa terduga pelakunya tapi Gus Idris, Pengasuh Ponpes Thoriqul Jannah, Babadan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang buka suara dan melakukan klarifikasi.

Melalui akun Instagram pribadinya, @gusidrisofficial sang pengasuh ponpes menyampaikan klarifikasi pada Rabu, 4 Februari 2026. Dia bagikan video yang berisi bantahan atas isu pelecehan seksual yang disebut terjadi dalam proses syuting konten YouTube Sumpah Pocong.

"Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan pada fakta yang sebenarnya," ujar Gus Idris dalam video tersebut dilihat detikJatim, Jumat (6/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video tersebut Gus Idris juga mengungkapkan bahwa tudingan itu bermula dari narasi di media sosial yang berlanjut di media online yang menurutnya melakukan framing seolah dirinya pelaku pelecehan seksual itu.

"Diawali dengan narasi sosial media pada media online. Bahkan langsung melakukan framing kepada saya dan itu berdampak serius pada industri konten kreator yang kami rintis dari nol dengan reputasi. Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Gus Idris balik menuding bahwa munculnya isu pelecehan seksual tanpa bukti yang konkrit ini telah merugikan nama baiknya, nama baik keluarganya, dan juga reputasi dari industri konten yang sedang dia rintis.

Dia sebutkan juga, entah ini berdasarkan dugaan atau sudah dengan bukti kuat yang sudah dia miliki, bahwa isu pelecehan seksual itu berlatar belakang persaingan bisnis.

"Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkrit yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya. Sangat tidak bijak untuk membungkus perselisihan bisnis dengan isu lain yang sensitif," ujarnya.

Gus Idris pun mengaku siap untuk bersikap kooperatif bila memang proses hukum dijalankan oleh pihak berwajib. Saat ini pihak kepolisian di Malang juga sedang melakukan proses penyelidikan atas dugaan pelecehan seksual ini.

"Oleh karena itu, saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif.... Saat ini saya sedang berkonsultasi dengan tim hukum untuk menentukan langkah selanjutnya guna memastikan fakta yang benar sampai ke publik," ujarnya.

Dugaan pelecehan seksual terhadap model atau muse oleh Gus dengan modus konten Sumpah Pocong di Malang ini bermula dari kiriman akun Instagram @sovinovitav pada Selasa, 3 Februari.

Pemilik akun itu mengaku mengalami pelecehan seksual saat menerima tawaran shooting talent yang memicu perbincangan luas di kalangan warganet. Korban lain, yakni pemilik akun @rizkanhy ikut berkomentar dan mengaku mengalami kejadian serupa.




(auh/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads