Fakta Lengkap Tes Kejiwaan Yai Mim Usai Klaim Pasien RSJ

Fakta Lengkap Tes Kejiwaan Yai Mim Usai Klaim Pasien RSJ

Hilda Meilisa Rinanda - detikJatim
Kamis, 05 Feb 2026 11:00 WIB
Fakta Lengkap Tes Kejiwaan Yai Mim Usai Klaim Pasien RSJ
Yai Mim/Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim
Malang -

Polresta Malang Kota melakukan tes kejiwaan terhadap eks dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Imam Muslimin alias Yai Mim. Tes ini untuk memastikan kondisi psikologisnya dalam menghadapi proses hukum kasus pornografi yang menjeratnya.

Langkah ini dilakukan setelah tersangka mengaku sebagai pasien rumah sakit jiwa dan menyebut dirinya kebal hukum. Pemeriksaan tersebut menjadi sorotan publik setelah pengakuan Yai Mim beredar dalam bentuk video di media sosial.

Berikut rangkuman fakta-faktanya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Tes Kejiwaan Dilaksanakan pada 2 Februari 2026

Polisi memastikan bahwa pemeriksaan psikologis terhadap Yai Mim telah dilakukan sejak awal Februari sebagai bagian dari proses penyidikan yang berjalan. Hingga kini, penyidik masih menunggu hasil resmi dari tim pemeriksa terkait kondisi kejiwaan tersangka.

"Tes kejiwaan sudah dilakukan Senin kemarin. Prosesnya masih berjalan dan kami belum menerima hasilnya," kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP Rakhmad Aji kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

2. Pemeriksaan Jadi Prosedur dalam Penanganan Perkara

Penyidik menyebut tes kejiwaan merupakan bagian dari mekanisme hukum yang wajib ditempuh apabila terdapat indikasi gangguan psikologis pada tersangka. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan penanganan perkara tetap berjalan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Nanti akan kami gelarkan (perkara) terlebih dahulu. Intinya kami mengikuti aturan di undang-undang. Jika memang ada gangguan kejiwaan, akan diarahkan ke rumah sakit jiwa," ujarnya.

3. Pengakuan Kebal Hukum Lewat Video Viral

Pemeriksaan kejiwaan ini berawal dari video yang diunggah Yai Mim di media sosial, di mana ia mengaku kebal hukum karena berstatus sebagai pasien rumah sakit jiwa. Dalam video tersebut, ia juga mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap dirinya.

"Saya ini pasien rumah sakit jiwa Lawang, ada suratnya. Saya bebas dari dakwaan apapun. Kok saya bisa jadi tersangka," ujar Yai Mim dalam video yang beredar di media sosial.

4. Yai Mim Akui Masih Pasien RSJ

Saat dikonfirmasi langsung oleh wartawan, Yai Mim membenarkan bahwa dirinya masih menjalani perawatan di rumah sakit jiwa hingga saat ini dengan status rawat jalan. Ia menyampaikan hal tersebut saat berada di Polresta Malang Kota.

"Saya memang pasien rumah sakit jiwa dan sampai sekarang masih dirawat," beber Yai Mim kepada detikJatim di Polresta Malang Kota, Kamis (8/1/2026).

5. Istri Sebut Yai Mim Rutin Berobat Sejak 2024

Istri Yai Mim, Rosyida Vignesvari, mengungkapkan bahwa suaminya telah menjalani pemeriksaan dan pengobatan kejiwaan sejak September 2024. Menurutnya, Yai Mim sempat menjalani kontrol secara rutin hingga pertengahan 2025.

"September 2024 sampai Juni 2025 kontrol bagus (kondisinya). Setelah itu tidak kontrol dan tidak mengkonsumsi obat, alasannya dia (Yai Mim) merasa sudah enak, dan barengan saya haji 2025 juli," beber Rosyida kepada detikJatim di Polresta Malang Kota, Selasa (27/1/2026).

6. Kondisi Yai Mim Disebut Semakin Sulit Dikontrol

Rosyida menilai kondisi suaminya mengalami perubahan signifikan setelah berhenti menjalani pengobatan dan konsultasi dengan psikiater. Ia menyebut perubahan itu terlihat jelas dalam beberapa bulan terakhir.

"Seperti yang teman teman lihat beberapa bulan ini memang semakin memuncak, semakin tidak terkontrol, semakin tidak bisa dikasih tahu," bebernya.

7. Mudah Bereaksi Saat Bertemu Orang Tertentu

Menurut Rosyida, Yai Mim kerap menunjukkan reaksi emosional ketika bertemu dengan orang-orang yang dianggap pernah menyakiti perasaannya. Kondisi tersebut membuat keluarga merasa khawatir dengan kestabilan emosinya.

"Saya ini setiap hari sama beliau (Yai Mim) jadi tahu betul. Saya ingat kalau beliau melihat orang yang menyakiti. Beliau langsung bereaksi," ujarnya.

8. Kekhawatiran soal Obat di Sel Tahanan

Rosyida juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi suaminya di dalam tahanan, terutama ketika stok obat yang biasa dikonsumsi telah habis. Ia menilai hal tersebut bisa berdampak pada keselamatan Yai Mim maupun orang-orang di sekitarnya.

"Kalau gak konsumsi obat, kasihan yang di dalam (sel tahanan). Jika ada reaksi dari Yai Mim," cetusnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Babak Baru Kasus Yai Mim: Jadi Tersangka Pornografi-Ditahan Polisi"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/hil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads