Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Wanita Diduga Dibunuh Anak di Ponorogo

Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Wanita Diduga Dibunuh Anak di Ponorogo

Charolin Pebrianti - detikJatim
Selasa, 27 Jan 2026 12:00 WIB
Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Wanita Diduga Dibunuh Anak di Ponorogo
Barang bukti di kasus dugaan anak bunuh ibu di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim
Ponorogo -

Hasil autopsi terhadap Nur Aini (55), wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, mengungkap adanya luka serius di sejumlah bagian tubuh korban. Polisi menyimpulkan, korban meninggal dunia akibat luka sayatan di bagian leher.

Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan, autopsi dilakukan oleh tim medis dari rumah sakit di Ponorogo pada Senin (26/1/2026).

"Kemarin dilakukan autopsi oleh rumah sakit RSUD dr Harjono Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan bahwa banyak luka di bagian kepala, tangan, dan leher," ujar AKP Imam Mujali, Selasa (27/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, pada bagian kepala ditemukan luka sayatan serta bekas pukulan benda tumpul. Sementara pada bagian leher terdapat luka sayatan serius.

ADVERTISEMENT

"Di kepala ada sayatan, ada bekas pukulan benda tumpul. Di leher ada sayatan hampir putus, kemungkinan menggunakan pisau atau benda tajam lainnya. Kesimpulan dokter, penyebab kematian adalah luka di leher," jelasnya.

Berdasarkan hasil autopsi, polisi memperkirakan waktu kejadian terjadi pada Sabtu (24/1/2026) pagi hingga sore hari.

"Kemungkinan berdasarkan hasil autopsi, kejadian diperkirakan terjadi hari Sabtu pagi sampai sore," tambahnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengungkap bahwa terduga pelaku adalah anak korban sendiri yang berinisial A. "Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku adalah anak korban, si A," tegas Imam.

Tim Satreskrim Polres Ponorogo juga menelusuri jejak pelaku hingga ke wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Tim Satreskrim menemukan petunjuk posisi terakhir calon terduga pelaku di Gunungkidul. Di sana bertemu dengan masyarakat, ada seorang laki-laki yang memberikan sepeda motor dan tas untuk diserahkan ke pihak kepolisian. Dia menitipkan barang tersebut karena akan melakukan perjalanan jauh," ungkapnya.

Dari hasil pendalaman, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

"Setelah kami dalami, diserahkan sepeda motor, pisau, kapak, dan dua kunci gembok. Satu sebelumnya dibawa ibunya, satu dibawa terduga pelaku. Namun dua-duanya kunci itu dibawa pelaku," katanya.

Polisi juga memastikan barang bukti dari wilayah Gunungkidul telah diamankan.

"Kami mendapatkan barang bukti dari wilayah Gunungkidul berupa pisau dan kapak yang diduga digunakan pelaku. Barang-barang itu ada di dalam tas," tambah Imam.

Meski demikian, hingga saat ini keberadaan terduga pelaku masih belum diketahui.

"Sampai saat ini keberadaan pelaku masih kami lakukan pencarian," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Nur Aini (55) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Senin (26/1/2026) pagi. Korban diketahui bekerja sebagai buruh serabutan dan tinggal bersama anaknya yang berinisial A. Namun saat kejadian, A tidak berada di rumah dan tidak bisa dihubungi.

Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan 23 barang bukti, di antaranya gembok, kayu, karpet, serta sejumlah barang yang terdapat bercak darah.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Ponorogo. Polisi terus melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku guna mengungkap kasus ini secara tuntas.




(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads