Video dua orang juru parkir (jukir) di Bangkalan terlibat adu jotos di tengah kerumunan warga beredar luas di media sosial. Dalam keterangan video tersebut, aksi baku hantam itu disebut terjadi karena rebutan lahan parkir saat acara car free day (CFD) di Alun-alun Bangkalan.
Dalam video yang beredar, terlihat dua orang terlibat cekcok hingga saling pukul. Sejumlah warga tampak berusaha melerai perkelahian tersebut. Salah satu orang yang terlibat perkelahian terlihat mengalami luka lebam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan Muhammad Hasan Faisol membenarkan kedua orang yang terlibat perkelahian tersebut merupakan jukir di bawah naungan instansinya. Namun, ia membantah bahwa perseteruan itu dipicu rebutan lahan parkir.
"Jadi yang viral di media sosial dikarenakan lahan parkir tidak benar. Yang benar itu karena masalah pribadi," terangnya, Selasa (6/1/2026).
Faisol juga membenarkan bahwa salah satu jukir mengalami luka lebam akibat adu jotos tersebut. Meski demikian, insiden itu tidak berlanjut ke proses hukum karena kedua belah pihak sepakat menyelesaikannya secara damai.
"Satu orang mengalami luka lebam, cuma kedua belah pihak sepakat damai setelah di mediasi yang melibatkan Mapolres Bangkalan," pungkasnya.
(abq/hil)











































