Perusahaan pengolahan ban bekas ini menderita kerugian sekitar Rp 2,5 miliar.
Kebakaran pengolahan ban bekas di Mojokerto ini menjadi perhatian warga sekitar.
Warga sekitar pun mendekat untuk melihat langsung kejadian kebakaran ini.
Akibat kehjadian ini, diduga perusahaan pengolahan ban bekas ini menderita kerugian sekitar Rp 2,5 miliar.
Kapolsek Trowulan, Kompol Gusti Ngurah Ketut menjelaskan, total luas fasilitas pengolahan ban bekas ini sekitar 3 hektare. Dari jumlah itu, sekitar 1,2 hektare berisi tumpukan ban bekas terbakar sejak kemarin malam.