Warga Desa Truni, Kecamatan Babat, Lamongan punya cara unik merayakan panen raya. Mereka menggelar balap ojek gabah menggunakan kendaraan pengangkut gabah yang biasa digunakan petani.
Perlombaan digelar di tengah hamparan sawah Desa Truni dan disaksikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. Sebanyak enam tim dengan total 24 peserta mengikuti balap ojek gabah tersebut.
Setiap tim terdiri dari empat peserta. Mereka harus memacu kendaraan pengangkut gabah di lintasan sawah sambil membawa muatan gabah.
Lintasan yang kombinasi basah dan kering menjadi tantangan bagi peserta. Kendaraan harus dikendalikan dengan hati-hati karena beban gabah membuat kendaraan lebih sulit dikemudikan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan. Ojek gabah memiliki peran penting dalam membantu petani mengangkut hasil panen dari sawah menuju tepi jalan.
Selain membantu proses panen, pekerjaan sebagai ojek gabah juga menjadi sumber penghasilan bagi warga. Jasa angkut gabah memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.