Gua alami yang ditemukan itu berada di samping rumah Ngatimin (75).
Gua tersebut berada tepat di sisi kanan rumah Ngatimin. Bibir gua berupa lubang dengan lebar kurang dari satu meter yang berada di sebelah pintu belakang rumah. Meski sempit, lubang itu masih cukup untuk dimasuki orang dewasa.
Dari luar, lubang tersebut sekilas tampak seperti dibuat oleh manusia. Namun setelah dilihat ke dalam, terlihat rongga yang menyerupai gua alami pada umumnya.
Berdasarkan pantauan awal, bagian dalam gua memiliki ketinggian sekitar 1-1,5 meter dengan lebar 2,5-3 meter. Di dalamnya juga terlihat bekas aliran air yang diduga terbentuk secara alami karena lokasinya berdekatan dengan sungai.
Anang Novianto (37), tokoh pemuda setempat yang masuk ke dalam gua, memperkirakan panjang gua sekitar 6 meter. Ia juga melihat adanya bekas sesaji di dalam gua.
Penemuan gua ini kini menjadi perhatian warga sekitar. Terlebih, adanya bekas sesaji di dalam gua memunculkan dugaan bahwa lokasi tersebut pernah digunakan untuk kegiatan tertentu oleh masyarakat pada masa lalu.