Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit

Foto Jatim

Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit

Suparno - detikJatim
Rabu, 02 Sep 2026 14:21 WIB

Sidoarjo - Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah.

Bertambah Lagi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG
Hari ini, ada 38 santri yang mengalami gejala keracunan.
Bertambah Lagi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG
Sebelumnya, 38 santri tersebut menjalani perawatan di dalam masjid ponpes. Akhirnya, mereka pun dievakuasi ke rumah sakit, Rabu (2/9/2026) siang. Mereka dibawa menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.
Bertambah Lagi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG
Berdasarkan data sementara per 2 September 2026, total warga yang terdata terdampak mencapai sekitar 551 orang. Sebanyak 88 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan sekitar 462 orang lebih telah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

Bertambah Lagi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG
Evakuasi dilakukan karena sejumlah santri masih mengalami keluhan kesehatan setelah diduga terdampak keracunan MBG.
Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo keracunan MBG
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, kondisi para korban masih terus dipantau. Menurutnya, data jumlah korban juga masih dinamis karena proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung.



Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit
Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit
Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit
Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit
Petugas Evakuasi Santri Manbaul Hikam Sidoarjo yang Keracunan MBG ke Rumah Sakit

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads