Beberapa massa terlihat membakar ban saat berhenti di depan kantor Kominfo. Asap hitam pekat membumbung sebagai bentuk protes terhadap kebijakan aplikator.
Massa aksi terdiri dari pengemudi ojek online roda dua dan roda empat dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Aliansi DOBRAK. Ribuan Ojol ikut turun ke jalan.
Massa aksi menyuarakan tuntutan penolakan tarif murah dari aplikator. Mereka mendesak penerapan tarif sesuai SK Gubernur, serta meminta adanya sanksi tegas hingga pemblokiran bagi perusahaan yang melanggar aturan.
Aksi kemudian berakhir di depan Gedung DPRD Jawa Timur di Jalan Indrapura, saat massa berkumpul untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada wakil rakyat.