detikJatim mendatangi salah satu tempat produksi rebana di Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. Rumah produksi itu tampak sepi. Hampir tidak ada aktivitas produksi yang dilakukan.
Tumpukan rebana berbagai ukuran ditata rapi. Sementara rebana setengah jadi berada di ruangan lainnya hingga proses produksi selesai.
Gito salah satu perajin mengakui produksi rebana hanya dilakukan saat ada pesanan saja. Seperti dari Pondok Pesantren maupun dari sales untuk memenuhi persediaan toko.
Menurutnya, permintaan rebana mengalami penurunan sejak tiga tahun terakhir. Hal itu disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun.
Harga rebana bervariasi, tergantung ukuran dan kebutuhan. Rebana untuk mainan anak-anak berkisar dari Rp 23 ribu untuk ukuran 16 centimeter hingga Rp 70 ribu untuk ukuran 26 centimeter.