Geliat Kampung Lontong Surabaya

Lontong Cap Go Meh menjadi sajian wajib saat perayaan malam ke-15 setelah Imlek tersebut.
Salah satu produsen lontong, Lisnur menyebut produksi meningkat signifikan jelang dan saat perayaan Cap Go Meh. Jika pada hari biasa hanya memproduksi sekitar 18 hingga 20 keranjang lontong, saat momen Cap Go Meh jumlahnya melonjak drastis.
Permintaan mulai berdatangan sejak dua hari sebelum perayaan. Namun, puncaknya terjadi tepat pada hari Cap Go Meh atau hari ini.
Berbeda dengan hari biasa yang didominasi lontong ukuran kecil, saat Cap Go Meh pembeli lebih banyak memesan lontong ukuran besar.
Lontong besar tersebut dijual seharga Rp3.000 per buah, dengan ukuran lebih panjang dari lontong standar. Sementara lontong kecil pada hari biasa dibanderol Rp1.300 dan saat mendekati Lebaran naik menjadi Rp1.500.
Untuk pemasaran, biasanya dijajakan ke Pasar Banyu Urip, Pasar Genteng Kali, dan Pasar Pakis. Permintaan paling tinggi saat Cap Go Meh berasal dari Pasar Genteng Kali dan Pasar Pakis, yang lokasinya banyak dihuni warga Tionghoa.
Lontong Cap Go Meh menjadi sajian wajib saat perayaan malam ke-15 setelah Imlek tersebut.
Salah satu produsen lontong, Lisnur menyebut produksi meningkat signifikan jelang dan saat perayaan Cap Go Meh. Jika pada hari biasa hanya memproduksi sekitar 18 hingga 20 keranjang lontong, saat momen Cap Go Meh jumlahnya melonjak drastis.
Permintaan mulai berdatangan sejak dua hari sebelum perayaan. Namun, puncaknya terjadi tepat pada hari Cap Go Meh atau hari ini.
Berbeda dengan hari biasa yang didominasi lontong ukuran kecil, saat Cap Go Meh pembeli lebih banyak memesan lontong ukuran besar.
Lontong besar tersebut dijual seharga Rp3.000 per buah, dengan ukuran lebih panjang dari lontong standar. Sementara lontong kecil pada hari biasa dibanderol Rp1.300 dan saat mendekati Lebaran naik menjadi Rp1.500.
Untuk pemasaran, biasanya dijajakan ke Pasar Banyu Urip, Pasar Genteng Kali, dan Pasar Pakis. Permintaan paling tinggi saat Cap Go Meh berasal dari Pasar Genteng Kali dan Pasar Pakis, yang lokasinya banyak dihuni warga Tionghoa.