Melihat Produksi Petola Khas Banyuwangi

Petola khas Banyuwangi

Istifala (58), perajin kue patola, mengaku mampu mengolah hingga 60 kilogram adonan setiap hari.

Petola khas Banyuwangi

Kue menyerupai mi berwarna-warni ini memiliki cita rasa gurih dan manis. Jajanan berbahan dasar tepung beras tersebut laris diburu pembeli, baik dari dalam maupun luar Banyuwangi.

Petola khas Banyuwangi

Adonan patola dibuat dari tepung beras yang diolah dengan pewarna makanan alami, kemudian dikukus hingga matang. Dalam satu lembar patola berisi 15 biji dan dijual seharga Rp 8.000.

Petola khas Banyuwangi

Dalam sehari, omzet kotor yang diperoleh bisa mencapai Rp 2 juta dengan keuntungan bersih sekitar Rp 1,5 juta. Usaha yang dirintis secara turun-temurun tersebut kini telah memasuki generasi ketiga dan berjalan sekitar 20 tahun.

Petola khas Banyuwangi

Istifala juga memberdayakan lima karyawan yang merupakan keluarga dan kerabat untuk membantu proses produksi.

Istifala (58), perajin kue patola, mengaku mampu mengolah hingga 60 kilogram adonan setiap hari.
Kue menyerupai mi berwarna-warni ini memiliki cita rasa gurih dan manis. Jajanan berbahan dasar tepung beras tersebut laris diburu pembeli, baik dari dalam maupun luar Banyuwangi.
Adonan patola dibuat dari tepung beras yang diolah dengan pewarna makanan alami, kemudian dikukus hingga matang. Dalam satu lembar patola berisi 15 biji dan dijual seharga Rp 8.000.
Dalam sehari, omzet kotor yang diperoleh bisa mencapai Rp 2 juta dengan keuntungan bersih sekitar Rp 1,5 juta. Usaha yang dirintis secara turun-temurun tersebut kini telah memasuki generasi ketiga dan berjalan sekitar 20 tahun.
Istifala juga memberdayakan lima karyawan yang merupakan keluarga dan kerabat untuk membantu proses produksi.