Agenda tahunan ini diikuti santri internal maupun eksternal dengan antusias tinggi.
Sementara itu karena animo santri cukup banyak dan para Kiai yang memimpin pengajian berada di dalam rumah (ndalem) atau masjid.
Dengan kondisi didalam sudah penuh santri, maka para santri mengaji dengan duduk di luar rumah, halaman atau bahkan pinggir jalan.
Pengasuh Ponpes Lirboyo, Abdul Muid Shohib, mengatakan ngaji kilat merupakan dawuh para masyayikh agar santri tetap produktif selama bulan suci. Program ini tidak hanya memperdalam kajian kitab kuning,tetapi juga menjaga kesinambungan tradisi keilmuan pesantren.