Salah satu yang menyambut baik progam itu, ialah perajin di Desa Kawistolegi.
Kabar tersebut menjadi harapan yang nyata bila terwujud. Setelah sempat lesu akibat kalah saing dengan produk pabrikan, kini mereka kembali optimistis
Para perajinn seperti Suraji mengaku sebelumnya mengalami penurunan pesanan cukup drastis.
Suraji yang sudah 20 tahun menjadi pengrajin genting tanah liat ini, genting tanah liat kalah bersaing dengan atap berbahan metal dan asbes yang dinilai lebih praktis dan murah.
Para perajin genting di Desa Kawistolegi sendiri kini hanya tersisa puluhan yang masih bertahan.
Namun, sejak program Gentengisasi digulirkan dengan mendorong penggunaan produk lokal untuk proyek pembangunan, semangat warga kembali tumbuh.