Peristiwa tersebut mengakibatkan dua perempuan terjatuh saat melintas dan mengalami luka.
Dua korban diketahui bernama Sri Winih (48) warga RT 2 RW 1 Dukuh Kepandean, Desa Bekare, serta Ani Wijayanti (31) warga Desa Bekare, Kecamatan Bungkal. Keduanya merupakan karyawan SPPG yang hendak berangkat kerja.
Saksi mata, Siti Maryam, warga Desa Nambak, mengaku sempat mendengar suara aneh sebelum kejadian. Namun ia tidak menyangka jembatan telah ambruk.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka-luka. Salah satu korban dilaporkan mengalami patah tulang, sementara korban lainnya mengalami luka di dagu dan gigi patah
Akibat ambrolnya jembatan tersebut, akses penghubung antar desa terputus total.