Pantauan detikJatim di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat telah disiagakan, termasuk dua unit beko.
Namun hingga pukul 07.50 WIB, aktivitas pembongkaran belum dimulai dan petugas masih terlihat beristirahat.
Suasana kampung tampak lengang. Aktivitas warga yang sebelumnya masih ada kini sudah tidak terlihat. Di beberapa bangunan tersisa kursi sofa, sepatu roda, serta sejumlah bagian rumah yang menjadi sasaran vandalisme.
Dengan percepatan pembongkaran bangunan, pembangunan flyover di kawasan tersebut bisa segera dimulai. Pembangunan flyover ditargetkan berlangsung mulai 2026 hingga 2027 dengan anggaran sekitar Rp 400 miliar.