Luapan sungai dipicu tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Lamongan dalam beberapa hari terakhir.
Akibatnya, akses jalan utama yang menghubungkan lima dusun di Desa Bojoasri terendam banjir sepanjang kurang lebih satu kilometer.
Ketinggian air di jalan poros desa tersebut mencapai sekitar 30 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa. Meski tergenang, jalan itu tetap dilalui warga karena menjadi satu-satunya akses untuk beraktivitas.
Warga mengaku banjir di wilayah Bengawan Njero merupakan kejadian tahunan. Namun, banjir kali ini dinilai lebih lama karena sudah berlangsung lebih dari sebulan dan berpotensi bertahan hingga beberapa bulan jika hujan terus turun