Menilik Pande Besi yang Masih Bertahan di Surabaya

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Proses pemasanan besi sebelumĀ  penempaan untuk dibuat perkakas seperti ganco, plaser, kubur dan pasak di pande besi Sumber Rejeki yang berdiri sejak tahun 2003.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Sumardi bersama Muhammad Rofiq sedang menepa besi yang suda dipanaskan untuk dibuat plaser pesanan konsumen.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Proses pembuatan pleser di pande besi Sumber Rejeki membutuhkan waktu 40 menit.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Sumardi juga berulang kali menempa besi yang sudah dipanaskan untuk menjadi pleser.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Setelah proses penempaan logam besi untuk dibuat pleser, Sumardi kembali memasukkan ke tungku pemanas.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Proses pendinginan plezer kedalam bak air agar menjadikan perkakas lebih kuat.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Setelah proses penempaan pande besi Sumber Rejeki, Sumardi kembali menata peralatannya.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Sumardi yang sedang istirahat usai menempa besi di pande besi Sumber Rejeki. Pria kelahiran Jombang itu, menjadi pande besi sejak tahun 1987 silam.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Muhammad Rofiq merupakan rekan kerja Sumardi ketika menjadi pande besi di Sumber Rejeki yang berada di Jalan Jagir, Wonokromo.

Pande besi Sumber Rejeki yang berada di Kawasan Wonokromo, ialah salah satu pande besi legendaris yang masih bertahan di Surabaya, Rabu (17/1/2024).

Beberepa perkakas hasil karya Sumardi dan M Rofiq yang siap dijual.

Proses pemasanan besi sebelumĀ  penempaan untuk dibuat perkakas seperti ganco, plaser, kubur dan pasak di pande besi Sumber Rejeki yang berdiri sejak tahun 2003.
Sumardi bersama Muhammad Rofiq sedang menepa besi yang suda dipanaskan untuk dibuat plaser pesanan konsumen.
Proses pembuatan pleser di pande besi Sumber Rejeki membutuhkan waktu 40 menit.
Sumardi juga berulang kali menempa besi yang sudah dipanaskan untuk menjadi pleser.
Setelah proses penempaan logam besi untuk dibuat pleser, Sumardi kembali memasukkan ke tungku pemanas.
Proses pendinginan plezer kedalam bak air agar menjadikan perkakas lebih kuat.
Setelah proses penempaan pande besi Sumber Rejeki, Sumardi kembali menata peralatannya.
Sumardi yang sedang istirahat usai menempa besi di pande besi Sumber Rejeki. Pria kelahiran Jombang itu, menjadi pande besi sejak tahun 1987 silam.
Muhammad Rofiq merupakan rekan kerja Sumardi ketika menjadi pande besi di Sumber Rejeki yang berada di Jalan Jagir, Wonokromo.
Beberepa perkakas hasil karya Sumardi dan M Rofiq yang siap dijual.