Potret Ojek Kuda di Kawasan Gunung Bromo

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

Fenomena membludaknya pengunjung itu ternyata tidak berdampak bagi para ojek kuda.

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

kawah Gunung Bromo ditutup, karena ada peningkatan aktifitasnya, membuat pengunjung enggan naik ojek kuda.

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

Wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek kuda di lautan pasir menuju kawah Gunung Bromo seharga Rp 100 ribu. Sedangkan pulang pergi (PP) Rp 200 ribu.

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

Salah satu pemilik ojek kuda mengakui jika ramai pengunjung, mereka dalam satu hari bisa mendapatkan 4 sampai 5 wisatawan. Namun saat ini mereka hanya bisa mendapatkan 1 sampai 2 wisatawann.

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

Para pemilik ojek kuda menunggu para wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek kuda di lautan pasir Gunung Bromo.

Ojek kuda di kawasan Gunung Bromo yang sepi penumpang saat libur Nataru, rabu (27/12/2023).

Kasat Lantas Polres Probolinggo Iptu Karnoto sosialisasi kepada pemilik ojek kuda dan jeep di kawasan Gunung Bromo. Ia mengimbau agar berhati-hati saat membawa penumpang dan mematuhi jarak aman 1 kilometer yang direkomendasikan PVMBG. Serta wajib ramah tamah sesuai prilaku warga Tengger Semeru.

Fenomena membludaknya pengunjung itu ternyata tidak berdampak bagi para ojek kuda.
kawah Gunung Bromo ditutup, karena ada peningkatan aktifitasnya, membuat pengunjung enggan naik ojek kuda.
Wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek kuda di lautan pasir menuju kawah Gunung Bromo seharga Rp 100 ribu. Sedangkan pulang pergi (PP) Rp 200 ribu.
Salah satu pemilik ojek kuda mengakui jika ramai pengunjung, mereka dalam satu hari bisa mendapatkan 4 sampai 5 wisatawan. Namun saat ini mereka hanya bisa mendapatkan 1 sampai 2 wisatawann.
Para pemilik ojek kuda menunggu para wisatawan yang ingin menggunakan jasa ojek kuda di lautan pasir Gunung Bromo.
Kasat Lantas Polres Probolinggo Iptu Karnoto sosialisasi kepada pemilik ojek kuda dan jeep di kawasan Gunung Bromo. Ia mengimbau agar berhati-hati saat membawa penumpang dan mematuhi jarak aman 1 kilometer yang direkomendasikan PVMBG. Serta wajib ramah tamah sesuai prilaku warga Tengger Semeru.