Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

Atraksi Barongsai Meriahkan Imlek di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

Adhar Muttaqin - detikJatim
Selasa, 17 Feb 2026 10:45 WIB
Perayaan Imlek di Tulungagung
Perayaan Imlek di Tulungagung/Foto: Adhar Muttaqin/detikJatim
Tulungagung -

Malam pergantian tahun baru Imlek 2577 di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung berlangsung hikmat dan meriah. Umat tri dharma silih berganti melaksanakan sembahyang akhir dan awal tahun.

Sementara itu, suasana menjadi meriah saat barongsai kelenteng ikut tampil menandai malam pergantian tahun baru Cina tersebut.

Bioma Kelenteng Tjoe Tik Kiong, Tjio Jing Jing mengatakan, kesibukan tempat peribadatan warga keturunan Tionghoa tersebut cukup terasa sejak sore hingga tengah malam. Umat dengan antusias memanfaatkan momen Imlek untuk berdoa kepada para Dewa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi mulai (Senin) pukul 16.00 WIB itu umat melaksanakan sembahyang akhir tahun, sedangkan tengah malamnya melaksanakan sembahyang awal tahun," kata Tjio Jing Jing, Selasa (17/2/2026).

ADVERTISEMENT

Dengan khusyuk mereka memanjatkan dasa syukur atas capaian dan anugerah yang diberikan Tuhan selama setahun terakhir. Di sisi lain, juga memanjatkan doa untuk kesuksesan di tahun mendatang.

"Harapan besar tentu ya diberikan kesehatan, lancar rezekinya, lancar pekerjaannya. Di tahun Kuda Api harus banyak nahan emosi dengan sabar dan tenang," ujarnya.

Menurutnya, persyaratan Imlek tahun ini lebih meriah dengan hadirnya penampilan barongsai TITD Tjoe Tik Kiong, setelah tahun lalu sempat absen. Penampilan barongsai tidak hanya disaksikan umat, namun juga masyarakat sekitar.

Salah satu pemain barongsai, Ganang mengatakan, penampilannya di malam Imlek membutuhkan persiapan sekitar satu minggu. Penampilan di kelenteng tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

"Kalau tampil di luar tidak ada aturan yang mengikat, main ya tinggal main saja, tapi kalau di kelenteng ada aturannya. Seperti tadi melakukan penghormatan dan minta izin dulu sama penghuni," kata Ganang.

Silih berganti umat Tri Dharma memberikan angpau kepada dua barongsai yang tampil.




(dpe/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads