Sepatu Kulit Made In Mojokerto Digandrungi Gen Z, Permintaan Naik 500%

Sepatu Kulit Made In Mojokerto Digandrungi Gen Z, Permintaan Naik 500%

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Sabtu, 11 Jul 2026 10:33 WIB
Sepatu kulit made in Mojokerto digandrungi Gen Z
Sepatu kulit made in Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim
Mojokerto -

Para perajin sepatu sekolah di Kota Mojokerto panen cuan menjelang momen back to school tahun ajaran baru 2026/2027. Sepatu pantofel bertali berbahan kulit sapi rupanya masih digandrungi Gen Z sebab permintaannya naik 500%.

Panen cuan salah satunya dirasakan Mohammad Rizaldi (33), perajin sepatu sekolah di Sinoman Gang I Nomor 9, Kelurahan Miji, Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Bapak dua anak ini banjir pesanan sepatu sekolah sejak liburan akhir tahun ajaran 2025-2026 pada 21 Juni.

"Di momen tahun ajaran baru atau back to school, permintaan naik 500%. Yang diminati saat ini sepatu pantofel bertali untuk pelajar SMP, SMA dan anak kuliah yang mau Ospek," kata Rizaldi kepada wartawan di tempat usahanya, Kamis (9/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suami Fina ini merupakan spesialis produksi sepatu berbahan kulit, baik kulit sapi asli maupun kulit sintetis. Bulan-bulan biasa, penjualannya rata-rata 1.500 pasang sepatu berbagai model. Mulai dari sepatu pantofel, kasual, sneaker, hingga loafers.

ADVERTISEMENT

Sedangkan menjelang tahun ajaran baru, permintaan sepatu sekolah mencapai 7.500 pasang. Baik menggunakan mereknya sendiri, Provillo, maupun merek-merek dari mitra reseller. Pemasarannya di Mojokerto dan sekitarnya, Surabaya, Bali, hingga Yogyakarta.

"Penjualan online belum kencang, kebanyakan pembeli datang ke sini dan permintaan dari mitra reseller kami di Yogyakarta, Magetan, Surabaya, Bali, Tulungagung sampai Pemalang," terangnya.

Tingginya permintaan sepatu sekolah di momen back to school membuat Rizaldi kewalahan. Sehingga ia terpaksa meminta para karyawannya bekerja lembur untuk memenuhi semua pesanan.

Sepatu kulit made in Mojokerto digandrungi Gen ZSepatu kulit made in Mojokerto digandrungi Gen Z Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim

Meski sederhana, model sepatu pantofel bertali (Derby) masih digandrungi generasi Z untuk sekolah maupun ospek. Rizaldi menggunakan bahan kulit sapi lokal dari Magetan. Sedangkan solnya berbahan thermo plastic rubber (TPR). Ia mengklaim durabilitas produknya 2-3 tahun.

"Solnya berbahan TPR, campuran plastik untuk kekuatan dan karet untuk kelenturan. Cocok untuk medan lantai keras dan antiselip juga. Upper-nya kulit karena lebih awet," ungkapnya.

Produksi sepatu sekolah di tempat ini mulai dari menggambar pola, pemotongan bahan, jahit, asembling atau perakitan upper dengan sol, pengepresan, finishing untuk membersihkan lem, merapikan jahitan, serta poles agar lebih mengkilat, sampai pengemasan (packing).

"Kelebihan produk kami, bahannya kulit asli, solnya TPR yang teruji awetnya. Walaupun produksi kami manual, pengepresan kami gunakan mesin sesuai standar pabrik. Sehingga durabilitasnya lebih tinggi," jelasnya.

Meski begitu, harga sepatu sekolah bikinan Rizaldi masih ramah di kantong. Yaitu Rp 150 ribu sampai Rp 180 ribu per pasang sepatu pantofel bertali untuk perempuan dan Rp 200 ribuan untuk sepatu pantofel bertali pria.

Setelah tahun ajaran baru, saat ini Rizaldi mulai produksi sepatu derby untuk menyambut momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Yaitu sepatu untuk pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).

Sepatu kulit made in Mojokerto digandrungi Gen ZSepatu kulit made in Mojokerto digandrungi Gen Z Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim

"Menjelang Nataru momennya sepatu pantofel formal untuk bekerja bagi pelajar yang lulus sekolah atau kuliah, juga sepatu untuk ke gereja," cetusnya.

Rizaldi merupakan generasi kedua bisnis alas kaki di keluarganya. Kerajinan ini dirintis ayahnya sejak 1996 silam. Kala itu, sang ayah memulai dengan produksi sandal untuk anak-anak.

"Mulai produksi sepatu setelah krisis moneter, tahun 2000-an. Karena sandal ramai menjelang lebaran saja, sedangkan sepatu, momennya sepanjang tahun," tandasnya.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads