Pengerjaan rumah pompa Pulo Wonokromo, Surabaya masih belum rampung. Konsultan Lapangan, Cahyo, mengungkapkan masih terdapat hambatan yang mengakibatkan proyek molor diselesaikan.
"Iya belum selesai, tapi akan segera kita selesaikan sebelum masuk musim hujan," kata Cahyo saat ditemui detikJatim, Jumat (23/10/2026).
Pihaknya menyebut, kendala kabel utilitas yang semrawut sempat membuat proyeknya berhenti. Kabel yang tidak tertata tersebut, lanjut Cahyo, mengganggu pemasangan dinding penahan tanah. Akibatnya, pengerjaan Rumah Pompa Pulo Wonokromo, terhenti berkali-kali.
Meski begitu, Ia sudah menuntaskan persoalan tersebut. Cahyo telah menghubungi sejumlah pihak terkait untuk berkoordinasi. Kini, pengerjaan pompa kembali berjalan.
"Kita koordinasi dengan pihak terkait juga. Dari providernya kan ada yang dari telekom, ada yang beberapa bukan dari telekom. Tetap kita minta koordinasi sambil jalan terus," terangnya.
Di samping itu, sempitnya jalan dan padatnya lalu lintas sering menghambat kedatangan logistik proyek. Sehingga, pengiriman material dilakukan di malam hari untuk menghindari kepadatan pengendara.
"Cuma ya memang lokasinya agak sempit. Jadi kalau jam pagi sama jam pulang kerja itu, kalau kita mau datangkan material atau apa, butuh penanganan ekstra," terangnya.
Cahyo menuturkan pengerjaan proyek Rumah Pompa bisa dikatakan hampir selesai 95 persen, hanya kurang pada bagian mesin pompa saja.
"Ini kurang tinggal rumah pompanya saja untuk bangunannya saja. Karena kan untuk area unitnya sudah selesai, tinggal tunggu mesin pompanya saja," bebernya.
Pihaknya memprediksi sekitar bulan November akan rampung dan dapat digunakan. Cahyo berharap, rumah pompa ini bisa mencegah terjadinya banjir sekaligus mengurangi genangan air di permukiman. Ia meminta masyarakat Pulo Wonokromo untuk bersabar
Diketahui sebelumnya, Konsultan lapangan, Raka menyebut, proyek tersebut telah dimulai sejak awal September. Pihaknya memperkirakan pembangunan ditargetkan tuntas sebelum bulan Desember. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi mencegah terjadi banjir ketika memasuki musim hujan.
"Kalau targetnya itu kurang lebihnya itu sekitar awal Desember. Ya mungkin sekitar minggu ke-2. Tetapi, diusahakan November selesai. Karena kan kemungkinan bisa jadi November itu hujan. Untuk awal pengerjaan sendiri sudah dari awal September, sudah hampir 1 bulan ini," kata Raka.
Simak Video "Video: Rombongan Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Air"
(abq/hil)