Saat Karyawan PT BSI Banyuwangi Bantu 2 Turis Italia Cari Transportasi Umum

Saat Karyawan PT BSI Banyuwangi Bantu 2 Turis Italia Cari Transportasi Umum

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 10 Agu 2026 23:45 WIB
Dua turis asal Italia yang sempat kesulitan mencari transportasi umum di Banyuwangi
Dua turis asal Italia yang sempat kesulitan mencari transportasi umum di Banyuwangi. (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Kepedulian masyarakat, pelaku usaha, hingga pejabat pemerintah di Banyuwangi, Jawa Timur, terhadap tumbuh kembang sektor pariwisata patut diacungi jempol. Sikap responsif ini tercermin nyata saat membantu wisatawan asing yang tersesat di kawasan Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Dua turis asal Italia bernama Felice dan Claudia sempat kebingungan mencari transportasi umum untuk kembali ke pusat kota Banyuwangi. Setelah menghabiskan liburan beberapa hari di Pantai Pulau Merah, mereka kesulitan menemukan kendaraan yang bisa membawa mereka ke destinasi berikutnya.

Beruntung, mereka bertemu dengan Indra Utama, seorang karyawan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Berbekal kemampuan bahasa asing yang baik, Indra berhasil berkomunikasi dengan kedua turis tersebut dan memahami kendala yang mereka hadapi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Demi memastikan bantuan diberikan secara maksimal, Indra segera berkoordinasi dengan Camat Pesanggaran, Didik Eko Wahyudi. Felice dan Claudia kemudian diarahkan menuju ke Kantor Kecamatan Pesanggaran untuk beristirahat sejenak.

ADVERTISEMENT

Saat kejadian, Camat Didik sedang menghadiri pelepasan kontingen Pramuka Banyuwangi untuk Jambore Nasional XII Jakarta 2026 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Meski sedang bertugas di luar, dia langsung menginstruksikan salah satu staf kecamatan bernama Yoyok untuk mengantarkan kedua bule tersebut menggunakan mobil dinas.

"Kasihan, mereka sudah kepanasan sejak jam 8 atau jam 9 pagi menunggu Bus DAMRI rute Pesanggaran-Banyuwangi yang tidak kunjung muncul," ujar Didik, Senin (10/8/2026).

Didik menambahkan bahwa aksi sosial dan kedaruratan pariwisata seperti ini bukan kali pertama dilakukan oleh pihak kecamatan.

"Sebelumnya kami juga pernah mengantarkan wisatawan ke Rogojampi. Prinsip kami, karena mobil kecamatan ini untuk warga Pesanggaran, maka bisa dipakai untuk kebutuhan masyarakat ataupun wisatawan yang kebingungan mencari transportasi saat darurat," tegasnya.

Berkat kolaborasi dan kepedulian tersebut, Felice dan Claudia akhirnya bisa kembali tersenyum bahagia. Mereka pun diantar langsung sampai ke tujuan di Banyuwangi Kota tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Camat Didik berharap, ke depan pihaknya bisa memiliki kendaraan khusus sebagai bentuk kehadiran dan pelayanan kepada wisatawan. Apalagi Kecamatan Pesanggaran memang kaya akan destinasi wisata unggulan, seperti Pantai Pulau Merah, Pantai Gumuk Kancil, Pantai Mustika, hinga Pulai Bedil yang merupakan Raja Ampatnya Banyuwangi.

Aksi nyata yang diinisiasi oleh karyawan PT BSI dan Pemerintah Kecamatan Pesanggaran ini menjadi contoh konkret pentingnya sinergi dalam menjaga citra pariwisata daerah. Keramahan dan kesigapan melayani, menjadi pesan positif bahwa komitmen memperlakukan wisatawan dengan baik mampu memperkuat posisi Banyuwangi sebagai destinasi global yang ramah dan aman.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads