Polisi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya turun tangan mengurai kemacetan di Jalan Margomulyo, Jumat (26/6). Kepadatan lalu lintas dipicu antrean panjang truk yang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU kawasan tersebut.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam mengatakan pihaknya menerjunkan 20 personel untuk mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin panjang.
"Karena antrean BBM. Kita turunkan 20 personel," kata Imam saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (26/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menempatkan personel di lokasi, petugas juga mengatur agar antrean kendaraan tidak memakan seluruh badan jalan.
"Tetap jalur harus terbuka, antrean satu jalur saja," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo mengatakan petugas Dishub juga diterjunkan untuk membantu pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU.
"Betul (karena antrean di SPBU). Petugas Dishub sudah di lokasi dan membantu pengaturan arus lalin," ujar Trio.
Sementara itu, para sopir truk masih harus mengantre untuk mendapatkan solar. Salah seorang sopir truk, Rian (33), mengaku terpaksa mengantre karena pasokan solar di sejumlah SPBU sulit didapat.
"Antre solar. Lumayan susah carinya. Banyak SPBU yang kosong," ujar Rian.
Dishub juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari Jalan Margomulyo dan memilih jalur alternatif hingga kondisi lalu lintas kembali normal.
"Imbauannya karena kepadatan arus lalin di Jalan Margomulyo, untuk warga Kota Surabaya diminta untuk sementara silakan memilih rute jalan yang lain," pungkas Trio.
(irb/dpe)
