Siaga Kekeringan, Sejumlah Daerah di Jatim Ajukan Bantuan Air Bersih

Siaga Kekeringan, Sejumlah Daerah di Jatim Ajukan Bantuan Air Bersih

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 15 Jun 2026 15:30 WIB
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto/Foto: Faiq Azmi/detikJatim
Surabaya -

Sebanyak delapan kabupaten di Jawa Timur telah menetapkan siaga darurat kekeringan. Sejumlah kabupaten juga telah mengajukan bantuan dropping atau distribusi air bersih ke Pemprov Jatim.

"Kami sudah lakukan distribusi air bersih ke 4 kabupaten yang mengajukan. Adapun kabupaten itu yakni Bojonegoro, Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (15/6/2026).

Data BPBD Jatim, distribusi air bersih sudah dilakukan Pemprov Jatim ke empat kabupaten tersebut. Di mana di Bondowoso, distribusi air bersih disalurkan di 12 kecamatan dengan total 31 Rit atau 155.000 liter air bersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di Bojonegoro, telah dilakukan distribusi air bersih sebanyak 9.000 liter. Lalu di Kabupaten Probolinggo sebanyak 5.000 liter, dan di Kabupaten Pasuruan sebanyak 15.000 liter.

ADVERTISEMENT

BPBD Jatim, kata Gatot, saat ini telah menyiagakan 4.335.000 liter air bersih untuk didistribusikan ke daerah-daerah yang terjadi kekeringan.

"Jadi ada 867 rit air bersih kami siagakan, per rit 5.000 Liter dan total anggarannya sebesar Rp 612.071.550. Kami juga siapkan stok tandon juga tandon lipat untuk kami kirim ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan," bebernya.

Sejauh ini, Gatot menyebut baru 8 kabupaten yang telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Ia mengimbau kabupaten/kota di Jatim untuk melaporkan ke Pemprov Jatim terkait kondisi kekeringan di wilayahnya agar bisa dilakukan intervensi supaya masyarakat tidak terdampak parah.

"Sejauh ini sudah delapan yang menetapkan siaga darurat yakni Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Trenggalek, Lamongan, dan Bangkalan," tandasnya.



(faa/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads